Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pangeran Saudi yang Membelot, Dukung Kudeta

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 Mei 2018 06:41 6:41 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Mei 2018 06:41
Bagikan
Pangeran Khalid Bin Farhan
Bagikan

Hidayatullah.com–Salah satu anggota keluarga kerajaan Saudi yang membelot telah meminta pamannya untuk menggulingkan kepemimpinan yang disebutnya “tidak rasional, tidak menentu dan bodoh” Raja Salman dan merebut kendali negara itu.

Pangeran Khalid Bin Farhan mengatakan pada Middle East Eye dalam sebuah wawancara bahwa jika paman-pamannya mengkudeta Raja Salman, “99 persen anggota keluarga kerajaan, pasukan keamanan dan militer akan mendukung mereka.”

Dia menegaskan bahwa “pergantian penguasa atau tokoh pemimpin Arab Saudi” adalah yang dibutuhkan negara dan tidak hanya reformasi di bawah monarki ini.

Baca: Krisis Keluarga Kerajaan Saudi Masih Berlangsung

Dia membuat permohonan pada Pangeran Ahmad Bin Abdulaziz dan Pangeran Muqrin Bin Abdulaziz, sembari menyebutkan kerusakan yang berdampak pada Arab Saudi sukar diperbaiki.

“Ada sangat banyak kemarahan di dalam keluarga kerajaan,” katanya dikutip oleh Middle East Eye. “Saya menerima informasi ini dan memohon pada pamanku Ahmed dan Muqrin, yang merupakan anak laki-laki Abdulaziz dan berpendidikan tinggi, berpengalaman dan mampu mengubah hal menjadi lebih baik. Bisa saya katakan kami semua berada di belakang mereka dan mendukung mereka.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pangeran Khaled, yang ayahnya warga Saudi dan ibunya warga Mesir, menerima suaka politik di Jerman pada tahun 2013.

Sebelum ke Jerman, Khalid Bin Farhan telah mengumumkan pembelotannya dari keluarga kerajaan Saudi melalui sebuah pernyataan resmi.

Baca: Pangeran Salman Ingin Ada Perubahan di Arab Saudi 

Sebelumnya, ia telah mengumumkan  bergabung Gerakan Reformasi Islam Arabia, dan untuk itu ia menyatakan menjadi oposisi kerajaan Saudi, masih  bagian dari keluarga kerajaan.

Gerakan Reformasi Islam Arabia adalah gerakan politik yang dipimpin oleh Dr. Sa’ad Rashed Mohammad Al-Faqih. Pemerintah Saudi menyatakan gerakan ini sebagai gerakan terlarang.

Gerakan Reformasi Islam Arabia berdiri pada tahun 1996, dan menuntut agar rezim kerajaan Saudi melakukan reformasi terutama dalam hal kebebasan politik dan hak asasi manusia.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiGerakan Reformasi Islam ArabiakudetamembelotPangeran Ahmad Bin AbdulazizPangeran Khalid Bin FarhanPangeran Muqrin Bin AbdulazizPangeran SaudiRaja Salmansuaka politik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Senat AS Berupaya Halangi Pembelian Jet Tempur F-35 oleh Turki
Tulisan selanjutnya Kapan dan Untuk Apa Seseorang Boleh Minta-Minta?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Berita
31 Agustus 2026 18:22
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?