Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

‘Bro Saddiq’ Menteri Termuda Malaysia Umur 25 Tahun

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Juli 2018 22:17 10:17 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Juli 2018 22:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Syed Saddiq Syed Abdul Rahman hari Senin (02 Juli 2018) menciptakan sejarah ketika diangkat sebagai menteri termuda di Malaysia dengan usia 25 tahun.

Syed Saddiq, demikian ia akrab disapa diangkat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, rekor yang sama pernah dipegang Najib Razak kemudian diangkat sebagai Wakil Menteri Energi, Telekomunikasi dan Pos pada tahun 1978, pada usia yang sama.

Ketua Nasional Organisasi Nasional  (PPBM) merupakan satu diantara 13 menteri kabinet dan 23 deputi menteri yang bersumpah di depan Sultan Muhammad V di Istana Negara kemarin.

Mengomentari pengangkatannya, Syed Saddiq mengatakan ini adalah pengakuan besar untuk pandangan dan suara anak muda di negaranya oleh pemerintah koalisi, Pakatan Harapan (PH).

“Kami berharap melalui penunjukan ini, akan membuka lebih banyak kesempatan bagi kaum muda untuk tampil menonjol di masa depan. Kaum muda bukan hanya pemimpin untuk masa depan tetapi hari ini,” katanya ketika ditemui oleh para wartawan setelah upacara.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Meski seorang menteri, Syed Saddiq Abdul Rahman  meminta staf di kantor kementeriannya untuk memanggilnya ‘Bro Saddiq’.

“Panggilan YB membuatku merasa seperti aku sudah tua, panggil saja aku Bro Saddiq.”

Baca: Mahathir Mohamad dan Gerakan #2019GantiPresiden

Menteri Kementerian Pemuda dan Olahraga (KBS) itu mengajak bergabung dalam pelatihan dan jogging untuk menciptakan budaya gaya hidup sehat.

“Kita perlu menerapkan budaya kerja baru, sebelum pergi bekerja atau setelah jam kerja, kita bisa pergi ‘jogging’. Kami ingin pupuk budaya olahraga ini tidak hanya untuk pemuda di bawah 21 tetapi semua orang Malaysia, orang KBS khususnya.

“Di masa lalu, kami semua bugar dan pekerja keras, tetapi setelah jam kerja, perut telah datang. Kami harus mengaktifkan kembali budaya olahraga dalam kehidupan sehari-hari kami,” katanya dalam pidato pertamanya kepada staf KBS setelah secara resmi memulai KBS Tower.

Baca: 13 Pelajaran Peristiwa Tumbangnya Rezim di Malaysia –

Menurut Syed Saddiq, KBS harus bergerak sebagai sebuah keluarga dengan mempraktekkan budaya kerja yang ramah dan santai dengan menempatkan protokol di tepi, kutip dikutip Bernama.

Saddiq lahir di Johor dari keluarga kelas menengah, ayahnya warga Singapura, seorang pekerja konstruksi yang rutin pergi-pulang dari Johor ke negeara asalnya untuk bekerja. Ibunya seorang guru bahasa Inggris di sekolah menengah yang juga berperan mengurus keluarga dan mengajar kursus di malam hari untuk mencari penghasilan tambahan.

Dia mulai dilihat sebagai pembicara ulung yang menjadi bahan diskusi ketika menolak UMNO dan memilih “pecahannya”, Partai Pribumi Bersatu Malaysia yang merupakan bagian dari koalisi Pakatan Harapan.

Dalam prosesnya, dia bahkan menolak kesempatan bea siswa S-3 ke Oxford untuk bertarung dalam perebutan kursi parlemen di Muar, negara bagian Johor.

Sebagai anak bungsu, Syed Saddiq, bertekad memastikan perjuangan generasi pemuda dan orang tuanya tak sia-sia.

“Saya ingin memastikan tak ada warga Malaysia lain yang mesti menjalani hidup semacam itu,” kata Syed dikutip Channel NewsAsia.

“Ketika orang tua saya sukses, meski berasal dari latar belakang yang sederhana, saya berutang kewajiban untuk memajukan Malaysia lebih jauh karena saya tahu bagaimana rasanya ada di posisi itu.”

Baca: Mahathir Mohamad dan Gerakan #2019GantiPresiden

Ditulis Straits Times, lulusan hukum International Islamic University   dikenal dalam komunitas debat jauh sebelum dia masuk ke dunia politk.

Dia telah memenangi penghargaan Asia’s Best Speaker di kejuaraan debat Asian British Parliamentary sebanyak tiga kali.

Dia adalah salah satu di antara 25 pemuda yang menulis pernyataan menolak kepemimpinan Perdana Menteri Najib Razak karena skandal 1MDB. Kelompok itu disebut Challenger.

“Challenger berhasil mengorganisir diri ke dalam satu kelompok kohesif dan bepergian untuk bertemu pelajar dan pemimpin muda lain, merekrut banyak orang,” kata Wan Saiful Wan Jan, peneliti di ISEAS-Yusof Ishak Institute of Singapore, dikutip Channel NewsAsia.

Dilansir  Malay Mail, Senin (02/07/2018), usai dilantik, Syed Saddiq menyatakan pemerintahan Malaysia bertekad untuk menjadikan kaum muda sebagai fokus dalam agenda pembangunan negara.

“Pemerintahan ini meyakini bahwa kaum muda seharusnya menjadi salah satu pihak yang menentukan arah dan masa depan mereka sendiri,” ucap Syed Saddiq dalam pernyataan resmi pertamanya usai menjadi anggota kabinet pemerintahan Mahathir.

Dituturkan Syed Saddiq bahwa pemerintahan saat ini akan memperhatikan suara-suara kaum muda yang telah membantu koalisi pimpinan Mahathir memenangkan pemilu 9 Mei lalu.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PBB Mengajak Dunia Meningkatkan Bantuan pada Rohingya
Tulisan selanjutnya Jumlah Pengungsi Suriah Meningkat jadi 270.000

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?