Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Saudi Usir Dubes Kanada dan Bekukan Hubungan Perdagangan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Agustus 2018 13:06 1:06 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Agustus 2018 13:06
Bagikan
Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir
Bagikan

Hidayatullah.com–Kementerian Luar Negeri Arab Saudi hari Senin pagi mengumumkan Kerajaan Arab Saudi memanggil duta besar mereka di Kanada, mengusir duta besar Kanada di Saudi dan membekukan semua transaksi perdagangan dan investasi baru dengan negara itu.

“Kami telah diinformasikan tentang sikap Menteri Luar Negeri Kanada dan Kedutaan Besar Kanada di Arab Saudi terkait warga yang mereka sebut sebagai ‘aktivis sipil’ yang ditangkap di Kerajaan Arab Saudi. Mereka meminta pihak berwenang di Kerajaan Arab Saudi untuk segera membebaskan ‘aktivis sipil’ itu,” tambah Kementerian Luar Negeri Saudi dalam pernyataannya yang dipublikasikan pada media resmi Arab Saudi.

Kementerian Luar Negeri Saudi melanjutkan, “Sikap Kanada yang buruk dan mengejutkan ini tidaklah sesuai dengan kenyataan yang terjadi, dan tidak berdasarkan informasi dan fakta yang benar,” kutip BBC Arabic.

“Penangkapan terhadap ‘aktivis sipil’ yang telah disebutkan itu dilakukan oleh pihak berwenang dan profesional, yaitu Kantor Kejaksaan. Ia ditangkap karena melakukan tindakan kriminal dan harus ditahan menurut prosedur hukum yang akan menjaga hak-hak mereka, dan menjamin diri mereka selama tahap penyelidikan dan persidangan,” tandas Kementerian Luar Negeri Saudi.

Baca: Arab Saudi Ancam Tarik Dutanya dari Iran

Kementerian Luar Negeri Saudi juga menegaskan, bahwa sikap Kanada telah jelas-jelas mengintervensi urusan dalam negeri Kerajaan Arab Saudi dan berlawanan dengan norma-norma dan perjanjian internasional. Hal itu adalah pelanggaran berat dan tidak bisa diterima atas perundang-undangan Kerajaan Arab Saudi, otoritas peradilan, dan prinsip-prinsip Kerajaan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kementerian Luar Negeri Saudi memandang sikap Kanada sebagai sikap yang menyerang Kerajaan Arab Saudi. Kementerian Luar Negeri Saudi juga sangat menyesalkan permintaan Kanada untuk segera membebaskan ‘aktivis sipil’ asal Kanada, sebagai sesuatu yang tidak bisa diterima dalam hubungan antara kedua negara.

“Kami secara mutlak menolak sikap Pemerintah Kanada, dan menegaskan keberatan kami atas intervensi urusan dalam negeri kami dari setiap negara, termasuk Kanada. Kami juga benar-benar menolak untuk mengintervensi urusan dalam negeri lain, serta hubungan antara pemerintah negara lain dengan warganya. Kami juga menyatakan bahwa upaya-upaya Kanada ini secara eksplisit berarti bahwa kami juga dapat mengintervensi urusan dalam negeri Kanada secara legal.

“Agar Kanada dan negara lain memahami bahwa Kerajaan Arab Saudi sangat menjaga warga negaranya, maka kami mengumumkan pemanggilan pulang duta besar Kerajaan Arab Saudi di Kanada untuk berkonsultasi. Kami tidak menghendaki kehadiran duta besar Kanada di Arab Saudi dan ia harus meninggalkan Kerajaan Arab Saudi dalam waktu 24 jam. Kami juga mengumumkan pembekuan terhadap semua aktivitas perdagangan dan investasi terbaru antara Kerajaan Arab Saudi dan Kanada, dan tetap mempersilakan mereka untuk mengambil langkah-langkah lain,” begitu lanjutan pernyataan dari Pemerintah Arab Saudi dikutip mogaznews.

Baca:  Dukung Saudi, Qatar Ikuti Negara Arab Tarik Dubes dari Iran 

Pada hari Jumat, Kanada menyerukan Riyadh untuk segera membebaskan para aktivis gender yang baru-baru ini ditangkap oleh pihak berwenang Arab Saudi, termasuk Samar Badawi.

Badawi dan aktivis gender Saudi lain, Nassima al-Sadah, yang pernah ditangkap di kerajaan  Saudi.

Pada tahun 2012, Badawi menerima penghargaan Women of Courage internasional dalam sebuah upacara di Washington dari mantan Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton dan dari Ibu Negara Michelle Obama.

Wanita Indonesia yang pernah menerima penghargaan itu adalah pakar sejarah politik yang juga aktifis liberal, Dr Siti Musdah Mulia, doktor bidang pemikiran politik Islam dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah menerima penghargaan dari Menlu Condoleezza Rice karena dianggap berhasil menuntaskan proyek perdana  Counter Legal Draft (CLD) yang bertujuan merevisi Kitab Undang-Undang Hukum Islam Indonesia yang dinilai sarat masalah.*/Ja’far Auzan Muzakki

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:aktifis genderarab saudiDuta Besargenderhubungan perdagangankanadaNassima al-SadahSamar Badawi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bersikap Inshaf, Ciri Ahlus Sunnah
Tulisan selanjutnya Lebih dari 700 ribu Jama’ah Haji Tiba di Arab Saudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?