Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemimpin Katolik Dunia Merasa Malu Banyaknya Pelecehan Seksual Anak di Gereja

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 7 Oktober 2021 11:18 11:18 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 7 Oktober 2021 16:00
Bagikan
pelecehan seksual
Paus Fransiskus
Bagikan

Hidayatullah.com — Paus Fransiskus mengaku malu bahwa lebih dari 216.000 anak menjadi korban pelecehan seksual di gereja Katolik Prancis sejak 1950.

Setelah menghadiri sebuah pertemuan di Vatikan, Paus Fransiskus mengatakan: “Saya ingin mengungkapkan kesedihan dan rasa sakit saya atas trauma yang mereka alami. Ini adalah rasa malu saya, rasa malu kami, bahwa Gereja tidak dapat menempatkan mereka di pusat perhatian terlalu lama.”

Merujuk pada laporan penyelidikan tentang pelecehan seksual anak di gereja Katolik Prancis, Paus Fransiskus menyebut peristiwa ini tidak boleh terulang. Ia juga meminta semua uskup untuk mengambil tindakan yang di perlukan.

Tidak hanya itu, paus juga mendesak penganut Katolik Prancis memastikan bahwa gereja tetap menjadi tempat yang aman bagi semua orang.

Sebuah penyelidikan terbaru oleh komisi independen menemukan bahwa 216.000 kasus pelecehan anak terjadi di Gereja Katolik di Prancis antara tahun 1950 dan 2020.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pelaku merupakan para pendeta dan personel gereja lain yang secara bebas melakukan aksinya, yang kemudian di tutup-tutupi oleh atasan mereka.

Komisi tersebut di bentuk pada tahun 2018 oleh Konferensi Waligereja Prancis dan konferensi kongregasi nasional untuk menyelidiki masalah tersebut.

Jean-Marc Sauve, mantan kepala CIASE, menyatakan bahwa gereja Katolik tidak mengambil tindakan yang di perlukan terhadap insiden pelecehan seksual.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Gereja Katolik Romapaus FransiskusPelecehan seksual anakPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya shobri lubis Mengaku Sempat Covid-19 di Penjara, Ustadz Shobri Lubis: “Habib Rizieq yang Merawat Saya”
Tulisan selanjutnya hadits Ihya’ ‘Ulumuddin Begini Kedudukan Hadits – hadits Nabi dalam Kitab Ihya’ ‘Ulumuddin

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?