Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Rabithah Ulama Muslimin Serukan Lawan Pasukan Rusia di Syam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Oktober 2015 09:59 9:59 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Oktober 2015 08:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Rabithah Ulama Muslimin bermarkas di Mesir mengeluarkan seruan jihad melawan pasukan Rusia yang melakukan intervensi di Suriah.

Dalam seruannya yang dirilis muslimsc.com, (02/10/2015), Rabithah Ulama Muslimin menyebut Negara Rusia telah mengikutsertakan dirinya dalam perang militer yang zalim kepada penduduk Suriah.

“Rusia telah mengikutsertakan dirinya dalam perang militer yang zalim kepada penduduk Suriah itu bukanlah sesuatu yang baru. Karena sebelumnya, pemerintah sektariannya ini telah mensupport dengan segala kemampuan militer, alutsista, ekonomi dan politiknya,” ujar seruan yang ditandatangani Sekjend Rabhitah Ulama Muslimin, Syekh Nashir al Umar.

“Bukanlah hal yang baru ketika mereka umumkan bahwa yang mereka lakukan ini adalah perang suci yang mengingatkan kembali dengan Perang Salib yang mereka lakukan dahulu,” ujar seruan itu.

Selanjutnya, Rabhitah mengeluarkan enam seruan penting, terkait perkembangan terkini, terutama pasca serangan dan keterlibatan Rusia.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

“Rusia yang berperang hari ini adalah wakil dari pihak-pihak lain. Untuk mencapai tujuan yang belum berhasil dilaksanakan oleh Shafawi Iran dan anak emasnya, Libanon. Setelah gagalnya pemerintah Suriah yang notabene didukung oleh berbagai kekuatan itu,” ujarnya.

Rabithah berfatwa, menginstruksikan kepada penduduk Suriah akan wajibnya bersatu dan mengatur strategi menghalau apa yang disebutnya sebagai ‘konvoi Salib’ itu.

Selanjutnya, juga menyeru para mujahidin al-mukhlishin agar mewakafkan diri untuk menolong saudara mereka.

“Menyatukan barisan, berpegang teguh pada Allah semata, kepada KitabNya dan Sunnah NabiNya Shallallahu ‘Alaihi Wassallam, menghilangkan perbedaan, pertikaian kelompok dan perselisihan yang sempit serta membersihkan barisan mereka dari kelompok ekstrem,” tulisnya.

“Rabithah menegaskan kembali kepada mujahidin ash-shadiqin al-mukhlishin sebagaimana yang selalu diulang, untuk menjauhi jalan orang-orang yang ghuluw. Menghindari manhaj, metode dan syubhat mereka. Karena mereka ini jalan masuknya setiap musuh dan kendaraan semua setan.”

“Jika jihad itu sudah fardhu ‘ain pada Penduduk Syam dan tentara yang berjaga di sana. Maka itu tidak menghilangkan tanggung jawab umat menolong dan mensupport dengan harta dan segala bentuk bantuan. Semua sesuai dengan kadar kemampuannya,” demikian seruan Rabithah.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Agresor Rusiabashar al asaadjihadRabithah Ulama MusliminRezim SuriahrusiaSerangan Rusia Di SuriahSerangan Rusia Ke SuriahsuriahSyam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Idul Ghadir dalam Pandangan Sejarah [1]
Tulisan selanjutnya Penyair Sitok Srengenge Dicoret Singapore Writer’s Festival

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Berita
31 Agustus 2026 20:11
STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?