Hidayatullah.com–Pasukan Artileri Rezim Bashar al Assad – Suriah telah memborbardir Kota Daraya, pedesaan Damaskus. Pelanggaran pertama terhadap gencatan senjata ditandai dengan pemborbardian di Kota itu, di samping itu upaya-upaya tentara rezim maju menuju pinggiran kota Baala, Ghoutah, Damaskus Timur.
Akibatnya puluhan orang tewas disebabkan serangan Rusia di beberapa lokasi pejuang oposisi Suriah.
Sumber Al Jazeera hari Sabtu, (12/03/2016) mengatakan, pelanggaran gencatan senjata tentara rezim di Kota Daariyaa ini adalah pertama kalinya sejak dimulainya gencatan senjata pada tanggal 27 Februari lalu.
Adapun di Ghoutah, Damaskus, tentara rezim mulai kembali memborbardir lokasi-lokasi pejuang oposisi di pinggiran kota Baala , mereka meneruskan upaya-upaya yang telah berlangsung sejak 2 minggu lalu untuk menguasai kota tersebut.
Pertempuran sengit juga terjadi antara pejuang oposisi Suriah melawan tentara Rezim di laut teritorial Kibanah, desa Allaadzaqiyah yang mana Rezim menguasai sebagian besar wilayah pengunungan daerah tersebut.
Adapun di pedesaan Hamaah, pesawat tempur rezim meluncurkan serangan ke kota Kavuunabudah utara yang dikuasai oleh pejuang oposisi dalam perjanjian gencatan senjata.
Puluhan orang tewas dalam serangan Rusia kemarin Jumat, daerah yang ditargetkan adalah Kota Halb (Aleppo), Himsh, Hamaah, dan Idlib.
Syabkah Syam mengatakan 10 orang tewas di perkampungan Ash Sholihiin di Kota Halb setelah serangan udara Rusia, mencakup juga daerah Marjah, Mu’ady dan jalan Kasteyl . Tidak ketinggalan pinggiran Artaab pedesaan Halb barat, semua wilayah tersebut adalah wilayah yang termasuk bagian dari gencatan senjata.
Koresponden Al Jazeera menegaskan, 15 orang tewas akibat serangan Rusia pada sebuah bus penumpang di daerah Himsh Timur pada Jumat sore, sementara itu 4 tentara Rezim dikabarkan tewas dalam pertempuran melawan pejuang oposisi di daerah Marj, Ghoutah Timur , Damaskus.
Aktifis lainnya mendokumentasikan serangan-serangan udara Rusia di beberapa desa, diantaranya Hamaadah Umar, Jabur Rayaan , Abu Daaliyah dan Kafrunabuudah di Hamaah, yang mengakibatkan jatuhnya 3 korban.
Adapun di Provinsi Idlib, diatuhkannya bom barel dan serangan Rusia atas kota Habiith, di Pedesaan selatan. Tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut.*/Rizka Romadhona