Hidayatullah.com—Diperkirakan 12 orang tewas setelah pesawat jet yang diyakini milik Rusia membom kamp pengungsi Suriah di perbatasan dengan Yordania pada hari Selasa (12/07/2016), kutip para pegiat pada BBC.
Puluhan orang terluka ketika tenda-tenda di Hammad, yang terletak di daerah padang pasir terpencil, diserang pada siang hari waktu setempat.
Sebagian besar korban dilaporkan adalah anggota keluarga kelompok pemberontak Singa Timur yang berperang dengan kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS.
Belum diperoleh komentar dari Rusia, yang mendukung pemerintah Suriah.
Juru bicara kelompok milisi Tentara Pembebasan Suriah (FSA), Seif al Qalamoni mengatakan, serangan terjadi di dekat kamp pengungsi Hadalat, salah satu dari dua kamp pengungsi terbesar di Yordania.
Seorang diplomat senior Barat mengkonfirmasi insiden itu dan mengatakan informasi awal adalah beberapa jet Rusia melakukan penyerangan, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (13/7/2016).
Bulan lalu, pesawat jet Rusia menyerang markas kelompok pemberontak Suriah lainnya di kota perbatasan, Tanf.
Sumber di Yordania mengatakan, setidaknya 40 orang terluka dalam serangan itu, dimana sebagian besar korban adalan anak-anak dan wanita.*