Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Penggrebekan Bukan Reality Show

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Agustus 2009 22:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Namanya Heri (43), warga Kota Bekasi. Sabtu pagi (8/8), ia buru-buru menghidupkan televisi setelah mendapat kabar dari tetangganya bahwa sedang ada tayangan live penggrebekan markas Noordin M Top oleh Densus 88 Antiteror di Temanggung, Jawa Tengah.

Bola matanya tertuju dengan adegan yang tengah berlangsung di layar kaca. Perasaannya hanyut antara rasa tegang dan penasaran saat sang reporter yang memakai jaket dengan dalaman kaos, begitu lihai berceloteh menggambarkan suasana.

Heri pun tersentak saat reporter tadi mengabarkan bahwa Noordin M Top yang berada di rumah itu berhasil ditembak mati oleh Densus 88. Ia percaya bahwa drama baku tembak 17 jam itu berhasil melumpuhkan Noordin. Ia pun dibuat lega.

Beberapa hari kemudian, Kepolisian merilis bahwa jasad dalam penggerebekan itu bukan Noordin M Top, melainkan Ibrohim. Mendengar berita ini Heri panik sekaligus kaget, karena temuan polisi tidak sesuai dengan laporan reporter salah satu stasiun televisi yang ditontonnya beberapa hari sebelumnya. Dengan begitu ancaman teror akan tetap berlanjut.

Kasus di atas adalah kesekian kalinya media mengambil kesimpulan yang salah. Menurut Juru Bicara Hizbut Tahrir (HTI), Ismail Yusanto, kesalahan ini akibat media memaksa mengambil peran sebagai aparat investigasi.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Padahal, peran investigasi dalam kasus terorisme ini adalah peran dari kepolisian,” jelas Ismail.

Ismail, dari sebuah sumber terpercaya, menyebutkan, pihak kepolisian menuding media televisi telah memberikan ruang gerak bagi para pelaku teror dengan berita-berita investigasinya.

“Semakin detil berita yang ditayangkan, semakin leluasa para teroris berkelit dari kejaran aparat. Karena bagaimana pun juga pelaku teror selalu mengambil referensi dari berita di media,” ungkap Ismail.

Sementara itu, Ade Armado, pakar komunikasi, mengatakan bahwa tidak sepantasnya media menayangkan secara live penggrebekan Temanggung. Karena publik yang menontonnya sangat beragam.

Ade khawatir tayangan ini bisa menjadi pembenaran tindakan kekerasan. “Di luar negeri saja tidak diperbolehkan televisi ikut melakukan penggerebekan yang dilakukan aparat terhadap para pelaku kriminal. Ini bukan reality show,” kata Ade.

Ade berharap agar para awak media mematuhi kode etik  jurnalistik yang disepakati. “Jangan membuat berita yang spekulatif, stigmatisasi, dan bikin panik masyarakat,” ujarnya. (Ibnu Syafaat/hidayatullah.com)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Abu Jibril Menilai Penangkapan Anaknya Langgar HAM
Tulisan selanjutnya UMY Lanjutkan Kerjasama Keperawatan dengan Universitas Thailand

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?