Hidayatullah.com–Sebagai negara yang mayoritas berpenduduk Muslim, penyediaan kuliner hala dalam bidang kepariwisataan di Indonesia adalah hal yang mutlak. Terlebih lagi dengan makin meningkatnya kepedulian masyarakat dalam mengkonsumsi produk halal mesti diikuti dengan penyediaan kuliner halal yang tepat.Hotel, restoran, perusahaan katering maupun travel agency menjadi ujung tombak dalam pemenuhan kebutuhan kuliner halal ini.
Berangkat dari persoalan inilah Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI) seperti dikutip dari situs resminya akan menggelar Seminar Hotel, Resto, dan Katering Halal di Indonesia. Seminar ini sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisatawan asing ke Indonesia.
LPPOM MUI memberikan contoh apa yang dilakukan oleh Malaysia, Thailand, Brunei maupun Singapura. Negara-negara tersebut sudah sangat maju dalam menyediakan kuliner halal sebagai salah satu strategi menarik wisatawan. Indonesia yang berpenduduk mayoritas muslim sudah selayaknya dapat menyediakan kuliner halal bagi wisatawan mancanegara.
LPPOM MUI berharap ketersediaan kuliner halal di Indonesia dalam menyukseskan Visit Indonesia, perlu didukung Kementrian Pariwisata dan Kebudayaan serta pelaku penyedianya di Indonesia seperti PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Seluruh Indonesia), APJI (Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia), dan travel agency.
Seminar ini bakal digelar, Rabu, 6 April 2011 di Hall D JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Target peserta adalah para pengusaha, pemilik hotel, restoran, katering, Chef, professional dibidang Kuliner, pengusahan jasa boga, maupun pengusaha travel agency. Untuk informasi lebih lanjut tentang acara ini pembaca bisa menghubungi LPPOM MUI atau bisa mengakses http://www.halalmui.org. *