Hidayatullah.com–Sebagai wadah perjuangan umat, Aliansi Pergerakan Islam (API) Jawa Barat tetap konsen pada pelayanan umat (khadimul ummah) dan bukan sebagai corong penguasaha.Dalam rangka melayani umat tersebut API akan melakukan edukasi (amar ma’ruf) dan advokasi (nahi munkar).
Hal itu disampaikan Koordinator API Jabar, Asep Syarifudin kepada hidayatullah.com usai melakukan buka puasa bersama,di Bandung,(15/08/2011) kemarin.
Lebih lanjut Asep menjelaskan dalam melakukan agenda tersebut API akan melakukan beberapa hal, antara lain pemberantasan penyakit aqidah yang meliputi aliran sesat ,pemurtadan dan pendangkalan aqidah.
“Penyakit-penyakit demikian terus menggerogoti aqidah umat,maka tidak ada kata berhenti untuk terus memberantas.Seperti mereka juga tidak kenal menyerah dalam menyesatkan umat,”paparnya.
Sementara untuk penyakit masyarakat API akan terus mengawasi pornografi,pornoaksi,miras,perjudian dan narkoba yang kian marak.Sedangkan dari sisi pendidikan, API akan melakukan pembinanaan di masyarakat,pendampingan pada siswa tidak mampu dalam memperoleh beasiswa atau keringan sekolah serta mengawal implementasi APBN dan APBD untuk alokasi pendidikan.
API juga melakukan upaya masalah kesehatan yang dengan cara melakukan sosialisasi cara sehat ala Nabi (thibbun nabawi),melakukan pendampingan pada pasien tidak mampu dalam memperoleh layanan kesehatan serta akan mengawal dan mengawasi penggunaan APBN dan APBD dalam bidang kesehatan.
Asep menambahkan bahwa API juga akan melakukan upaya ekonomi umat dengan cara mensinergikan para pengusaha muslim,pendampingan pada pasar tradisional terhadap berdirinya pasar modern dan para PKL serta memberantas praktek rentenir, premanisme yang kerap terjadi baik di pasar maupun pabrik.
“Khusus untuk kasus rentenir itu bukan isu,namun korbannya sudah banyak dan sering menimpa kalangan umat Islam.Bisa jadi mereka belum tahu bahwa itu dosa riba atau karena mereka tidak menemukan solusi dalam masalah ekonomi,”jelas Asep.
Untuk itu pihaknya dalam waktu dekat akan segera menginventasrisir permasalahan yang ada dan merumuskan jalan keluarnya.
Rencananya agenda tersebut baru akan disosialisakan kepada umat secara resmi pada bulan Syawal yang akan datang.Menurut Asep agenda tersebut merupakan hasil dari musyawarah pengurus dan dewan syuro API Jabar yang berlangsung beberapa hari lalu (dalam bulan Ramadhan ini).
Seperti diketahui API sendiri terdiri dari beberapa elemen ormas Islam yang ada di Jawa Barat.Lebih dari 15 ormas Islam yang ada didalamnya.*