Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Mulai Dibahas, RUU Kesetaraan Gender Masih Timbulkan Polemik

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 31 Mei 2012 21:26
Bagikan
Sejumlah organisasi wanita dari berbagai agama dalam pembahasan Panja RUU KKG/JPI
Bagikan

Hidayatullah.com–-Pembahasan Rancangan Undang-Undang Keadilan dan Kesetaraan Gender (RUU KKG) telah dibahas Panja Komisi VIII DPR RI. Hari Senin, Panja menghadirkan Kaukus Perempuan Parlemen RI, CEDAW Working Group of Indonesia, Persatuan Wanita Kristen Indonesia, Wanita Katolik Republik Indonesia, Wanita Hindu Dharma Indonesia, dan Paguyuban Wanita Buddha juga Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS).

Seperti sebelumnya yang telah banyak menimbulkan berbagai penolakan, pembahasan masalah ini di Panja DPR juga masih menghasilkan kontroversi dan polemik.

Achmad Ruba’ie dari fraksi PAN menegaskan agar para penggagas RUU KKG ini menghargai batasan qothi dari aturan agama. Menurutnya harus jelas pembahasan RUU KKG ini murni mengenai hak hak perempuan yang bersifat muamallah social bukan hal – hal yang mendobrak nilai – nilai agama.

“Para pendukung RUU KKG ini harus bisa menjelaskan dari awal bahwa gagasan ini tidak mendobrak nilai nilai qothi agama. Contoh kalian semua harus bisa menjelaskan komitmen dari awal bahwa RUU KKG ini tidak akan menganjukan hak lesbianisme hingga aturan aturan seperti hak waris yang sudah qothi diatur oleh agama,” jelasnya kepada pihak CEDAW Working Group Of Indonesia dan para pendukung RUU KKG ini.

Sementara itu Adnin Armas dari INSISTS juga mempermasalahkan kata – kata gender dalam judul RUU ini. Menurut Adnin kata – kata gender ini bukan sekedar kata biasa, namun juga mengandung kandungan ideologis yang bertentangan dengan agama dan sangat memiliki unsur westernisasi.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kata gender ini sebaiknya ditinjau ulang, karena masyarakat Islam sudah tahu bahwa gender merupakan sebuah ideology yang tidak bisa dipisahkan dari gagasan feminisme yang bertentangan dengan agama Islam,” jelas anggota Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) ini.

Senada dengan Achma Ruba’ie, Chairunnisa dari Fraksi Golkar yang memimpin sidang menekankan agar RUU KKG ini memperhatikan faktor agama dan masyarakat Indonesia dan menghindari hal hal yang bisa memancing provokasi di antara masyarakat heterogen di Indonesia. Ia berharap RUU KKG ini tidak mengintervensi nilai nilai agama yang sudah ada.

“DPR memiliki aturan tersendiri jika sebuah RUU bertentangan dengan nilai nilai agama yang diakui di Indonesia. Saya harap ini bisa diperhatikan oleh para penggagas RUU ini,” jelasnya di penutup kegiatan diskusi di ruang komisi 8 Gedung Nusantara I DPR RI.

Sementara pihak CEDAW Working Group Of Indonesia sendiri bersedia jika kata gender dalam judul RUU ini dirubah, seandainya menggunakan kata tersebut akan memancing polemik bahkan kekisruhan dalam masyarakat Indonesia yang 80% beragama Islam.

Merujuk Liberal

Menariknya, dalam paparan paparannya, CEDAW banyak merujuk tokoh-tokoh yang selama ini dikenal berpaham liberal dan ditolak banyak ulama.

Sebut saja misalnya;  Ali Asghar Engineer (tokoh liberal asal India), Nasr Hamid Abu Zayd, tokoh liberal diusir dari Mesir lalu menetap di Belanda. Juga Husein Muhammad, pria asal Cirebon yang sering dijadikan rujukan aktivis liberal asal Indonesia. Hampir tak satupun rujukan kalangan aktivis perempuan dari ulama yang diakui reputasinya oleh umat Islam seluruh dunia. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ulama Besar Baru Belajar Saat 30 Tahun
Tulisan selanjutnya Akhirnya Status Darurat Militer di Mesir Dicabut

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Berita
2 September 2026 20:18
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?