Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tolak Lakukan Pemurtadan, Pihak Gereja Pasundan Mengaku Tertipu

Ngadiman Djojonegoro
Terakhir diupdate:
Ngadiman Djojonegoro
Dipublikasikan 5 Juni 2012 08:55
Bagikan
Ilustrasi: GKP Awiligar Pasundan
Bagikan

Hidayatullah.com–Puluhan masyarakat Kecamatan Talegong,Kab.Garut dan perwakilan ormas Islam yang tergabung Forum Islami (FIS) Senin siang,(04/06/2012) mendatangni Gereja Kristen Pasundan (GKP) Pangalengan Kab.Bandung.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya klarifikasi dan bentuk protes, pasalnya seperti  telah diberitakan hidayatullah.com sebelumnya, pada 15 April lalu ada upaya pemurtadan sebanyak  29 Muslim warga Desa Sukamulya Kec. Talegong Kab.Garut.

Di mana saat itu mereka dibawa oleh agen misionaris ke gereja tersebut.
Turut hadir dalam aksi damai yang  dipimpim oleh Asep Sudiana dari Pagar Aqidah (Gardah) Kab.Kandung perwakilan masyarakat Talegong yang dipimpin ustad U Rohmat, ustad Sambas, ustad Endang, sementara dari ormas Islam yang tergabung dalam Forum Islami (FIS), diwakili oleh Gardah, AK-12, dan Team Addvokasi Pergerakan Islam(TAPI).

Sementara itu hadir pula unsur pemerintah dan aparat antara lain Polres Bandung, Muspika, KUA, MUI Kec. Pangalengan serta Komandan Secata Rindam 3 Siliwangi, mengingat karena lokasi GKP Pangalengan sendiri  berada dalam lingkungan Secata.

Dalam proses dialog yang berjalan lebih dari tiga jam tersebut pihak ormas Islam mengemukan kronologi kejadian yang dituduhkan sebagai upaya pemurtadan.Pihak ormas Islam meminta agar pihak GKP menghentikan segala bentuk upaya yang mengarah pada kegiatan pemurtadan pada warga yang sudah beragama yakni seorang Muslim.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kegiatan tersebut selain berpontensi menyulut timbulnnya konflik horizontal, mengganggu kondusivitas kerukunan antar umat dan antar agama, sejatinya upaya kemurtadan adalah bentuk pelanggaran hukum,” ungkap Ketua Ormas Islam Pagar Aqidah (Gardah), Suryana Nurfatwa dalam kesempatan tersebut.

Dirinya juga meminta agar pihak GKP tidak melakukan pendangkalan aqidah yang telah dianut oleh umat Islam di manapun serta tidak memancing emosi umat Islam dengan melakukan upaya ajakan maupun aktivtas yang mengarah pada berpindahnya keyakinan umat Islam.

“Jika itu dilakukan maka adalah kewajiban kami selaku Muslim untuk menjaga aqidah saudara kami sesama Muslim dimanapun mereka berada.”

Namun demikian, Suryana berharap agar protes ini diartikan sebagai bentuk permusuhan. 

Sementara itu pihak pemerintah dan aparat meminta agar semua elemen bangsa terut menjaga stabilitas daerah yang kondusif termasuk dalam aktivitas kehidupan umat beragama.Sehingga akan tercipta kerukunan dan saling menghormati sesama  umat bergama maupun antar pemeluk agama lain.

Pihak GKP sendiri tetap tidak mengakui bahwa yang melakukan upaya pemurtadan tersebut adalah pihaknya atau jemaatnya.Pihak GKP mengaku hanya ketempatan saja dan menurutnya yang melakukan pihak Gereja Bethel Indonesia (GBI). Sebaliknya, pihak GKP justru merasa tertipu atas kejadian tersebut.

Meski tidak mengakui pemurtadan,pihak GKP Pangalengan meminta maaf atas kejadian tersebut dan menyatakan tidak akan terlibat dalam upaya proses pemurtadan yang dilakukan oleh pihak luar. GKP sendiri  berjanji tidak akan melakukan pemurtadan dan tidak pula melakukan aktivitas yang mengarah pada hal itu.

Pernyataan tersebut dituangkan surat formal dalam sebuah surat permohonan maaf dan surat pernyataan yang dibuat di atas kop surat GKP Pangalengan yang ditanda tangani Prihati Boesday (Sekretaris) dan Pdt Yusuf Wibowo (Ketua Majelis Jemaat).

Sementara pihak saksi, mengetahui; Letkol. Inf. Anwar selaku Komandan Secata Rindam 3 Siliwangi dan ditanda-tangani saksi-saksi KH. Jalaluddin  (MUI Pangalengan), Suryana Nurfatwa (Gardah), Andriana AS (AK-12), Himawanto SH (TAPI).

Di akhir pertemuan, pihak ormas Islam yang diwakili Suryana Nurfatwa dari Gardah tetap meminta kepada aparat dan pihak terkait  agar mengusut tuntas siapapun pelaku pemurtadan tersebut.

Jika terbukti maka harus diproses secara hukum yang berlaku sebagai upaya penegakan wibawa hukum.*

Redaktur: Ngadiman Djojonegoro
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wagub Aceh Terpilih: Syariat Harus Didukung Pendidikan Berbasis Akhlak
Tulisan selanjutnya Ada Praktik ‘Jual Beli’ Peserta pada MTQ Nasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?