Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Adam Menilai Pendanaan LDII Perlu Diaudit KPK

Ahmad
Terakhir diupdate: 11 Februari 2014 10:07 10:07 am
Ahmad
Dipublikasikan 11 Februari 2014 10:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Adam Amrullah, mantan anggota Islam Jamaah/Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), mengatakan, salah satu alasan ia melakukan mengadukan LDII ke Kejaksaan Agung, Senin 10 Februari 2014, karena ia berharap bisa membongkar penyimpangan yang menurutnya sudah berlangsung sejak Imam organisasi itu Nurhasan Ubaidah sampai Imam saat ini yaitu Abdul Aziz Sulthon Aulia bin Nurhasan.
Ia juga mengatakan, pengaduannya juga ditembuskan pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Sekjen Forum Ruju’ Ilal Haq (FRIH) ini,  berdasarkan pengakuan teman-temannya yang pernah menangani bidang keuangan kelompok yang pernah dinyatakan sebagai aliran sesat oleh MUI tahun 1971, metode pengumpulan dana jamaah, dilakukan secara tradisional.

Setiap pekannya, seusai pengajian, mereka diminta menyisihkan minimal 10 persen dari penghasilannya. Jumlah tersebut, kata Adam, adalah prosentase minimal. Sumbangan sampai 25 persen dari penghasilan/bulan menjadi lumrah di antara mereka.

“Kalau satu orang saja Rp. 10 ribu dengan jumlah jamaah mencapai 2 juta orang, bisa dibayangkan berapa milyar terkumpul dalam sebulan?” ulasnya.
Tidak sedikit jamaah dengan profesi sebagai pengusaha, tak segan-segan merogoh kocek sampai jutaan Rupiah demi khidmat mereka pada sang Imam. Tak heran jumlah spektakuler, Rp. 20 Milyar dengan mudah terkumpul.

Melalui pengumpulan pengajian tingkat RT/RW, uang didistribusikan pada tingkatan lebih atas, yakni tingkat kelurahan. Secara bertahap uang akan dikumpulkan sampai tingkat provinsi dan pusat. Di level akar rumput, uang logam dan kertas lusuh banyak ditemukan. Namun, sampai di level tertentu, uang tersebut diikat dengan karet sesuai pecahan tersendiri. Lokasi pengumpulan uang ada di dua tempat.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Untuk wilayah Indonesia Barat, pengumpulan terpusat di Pondok Gede, Bekasi, dekat dengan Lubang Buaya. Sedangkan untuk wilayah Indonesia Timur, akan dikumpulkan di Pondok Pesantren (Ponpes) mereka di Kediri,”demikian Adam membeberkan mekanisme pengumpulan uang organisasi LDII.

Menurutnya, pengelolaan uang selama puluhan tahun itu tersimpan begitu rapi. Supaya tidak terdeteksi oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Ia juga menilai,  kelompok ini meminimalisir penggunaan rekening Bank sebagai sarana transaksi. Mulai dari unit pengajian terkecil sampai ke tahapan tertentu, uang dikumpulkan dengan kantong-kantong kain, dari tangan ke tangan.

Ada saatnya, dana umat dititipkan pada rekening seorang pengusaha sebelum akhirnya ditransfer ke rekening jamaah lainnya yang menetap di Kediri.

Setelah dicairkan, uang akan dibawa menggunakan mobil menuju Ponpes mereka. Penghitungan uang secara terpusat dilakukan di sana sebelum dipindahkan ke sebuah rumah yang dijadikan lumbung uang. Namun, penghitungan tersebut tidak bisa menunjukkan nominal dengan presisi akurat karena tidak tercatat secara komputerisasi.

Menurut Adam, kelompok ini berusaha mandiri secara finansial. Seluruh kegiatan Ponpes dibiayai oleh dana umat. Mereka juga berinvestasi dengan mendirikan Bank Perkreditan Rakyat (BPR), perusahaan travel umroh, pom bensin, kebun teh, toko sembako, dan pendirian lembaga pendidikan.

Peran KPK sangat penting dalam mengusut aliran dana kelompok ini karena banyak terjadi penyelewengan dana umat.

“Imam dan keluarganya, makan dan hidup juga dari uang umat ini,”imbuh Adam.

Kokohnya pergerakan Islam Jamaah/ LDII ternyata didukung pendanaan mandiri jamaahnya yang begitu besar.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:LDII
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Adam Amrullah: LDII-Islam Jamaah-Senkom Takut Terbongkar
Tulisan selanjutnya Remaja Muslim Beriman “Pantang” Rayakan Valentine’s Day

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Berita
17 Oktober 2026 21:46
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Terbaru

  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?