Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kubu Prabowo Sebut Kubu Jokowi gunakan “Operasi Intelijen”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Juli 2014 06:05 6:05 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Juli 2014 06:05
Bagikan
Para jenderal di balik Joko Widodo dan Jusuf Kalla.
Bagikan

Hidayatullah.com—Pengumuman kegembiraan terlalu cepat mendahulu hasil Komisi Pemilihan Umum (KPU) oleh Ketua Umum PDIP Megawati Taufikeamas dinilai kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa bagian operasi intelijen pihak Jokowi-Jusuf Kalla.

“Operasi intelijen melalui lembaga survey dilakukan kubu Jokowi. Agar kalau diumumkan menang Prabowo mereka akan rusuh, “ demikian pernyata salah satu Timses kubu Prabowi-Hatta yang namanya tak mau disebutkan pada hidayatullah.com, Rabu (09/07/2014) malam.

Pengumuman kemenangan kubu Jokowi  versi Quick Count (hitung cepat) Pilpres 2014 juga dinilai sebagai bentuk provokasi kepada lawan politiknya, Prabowo Subianto.

“Iya, provokasi. Tapi lebih utama, Mega mencari celah di tikungan, mimpin koalisi, “ demikian salah satu Tim Sukses (Timses) kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Syahganda Nainggolan kepada hidayatullah.com.

Sebelumnya, Ketua Tim Pemenangan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Mahfud MD, menyebut pengumuman pihak Jokowi-Jusuf Kalla berdasarkan hasil hitung cepat yang suaranya baru masuk 70 % sebagai sebuah “perang cyber”.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Oleh karena itu, kami anggap bagian dari perang cyber,” kata Mahfud saat jumpa pers di Rumah Polonia, Jakarta, Rabu (09/07/2014).

Namun usai jumpa pers tersebut, anggota tim sukses pasangan Prabowo-Hatta, Sandiaga Uno, meralat pernyataan Mahfud itu dengan mengatakan bahwa yang dimaksud Mahfud bukan “perang cyber”, melainkan psywar dari kubu pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:capresintelijen
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saling Klaim Kemenangan, SBY Minta Tunggu hasil KPU
Tulisan selanjutnya Di bulan Ramadhan, Ekspatriat non-Muslim di Turki Ikut Bergembira

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?