Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Peggy Melati Sukma: Cari Inspirasi, Tak Perlu Nongkrong di Kafe

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 Juli 2014 14:50 2:50 pm
Ahmad
Dipublikasikan 15 Juli 2014 14:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Tidak perlu nongkrong di kafe atau klub malam jika itu dimaksudkan untuk mencari inspirasi. Dekati saja Allah Sang Maha Pemberi inspirasi dengan menaati perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, sudah membuat Allah cinta dengan hamba-Nya. Jika Allah sudah cinta, inspirasi akan deras mengalir.

Hal itu disampaikan artis Peggy Melati Sukma, pada Pesantren Kilat (Pesantren Kilat) untuk karyawan dan umum, Sanlat for Executive 2014, Remaja Islam Sunda Kelapa (RISKA), di Jakarta.

Dalam pemaparannya di Hotel Aila, Cikini, Jakarta, Peggy menyarankan peserta untuk belajar dari kesalahannya.

“Dulu kalau mau buat lagu, nongkrongnya di kafe atau klub malam. Mau ngapain coba?” ujar perempuan kelahiran Cirebon 1976 itu. Tapi pada akhirnya inspirasi yang didapat hanya mampu menyenangkan dunia, bukan menyenangkan Allah.

Saat itu lagu-lagunya direspon pasar dengan baik. Kariernyapun meningkat. Diluar karier keartisannya, pencapaiannya tidak hanya di Indonesia saja tapi juga di dunia internasional. Tercatat Peggy pernah mewakili Indonesia pada acara Forum Pemimpin Muda ASEAN di Cebu, Filipina. Ia juga pernah menjadi perwakilan Indonesia pada acara 50 Tahun Komisi Hukum Perempuan PBB di New York, Amerika Serikat. Sederet pencapaian lainnya diraih oleh perempuan berbakat ini.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Paska hijrahnya, inspirasi seperti tak terbendung. Mengalir begitu saja dan ia berharap agar bisa menggunakannya di jalan dakwah. “Sampai –sampai asisten saya kaget, kok lagunya cepet amat sudah jadi. Kapan bikinnya?”ujar Peggy sambil tertawa kecil tentang lagu religi yang akan dirilisnya.

Takwa Jalan Ridha Allah

Lebih lanjut, Peggy mengatakan, jangan ragu menjadikan takwa sebagai jalan menuju ridha Allah. Tidak saja hidup terbimbing tapi juga berkah. Menjadi muslim berwawasan global bukan berarti harus menanggalkan identitas keislaman. Hal ini bisa diterapkan dalam menyikapi larangan berjilbab di perkantoran.

Peggy berpesan, para muslimah memiliki pilihan hidup. Semua akan berpulang pada dirinya apakah akan menggadaikan kehormatannya dengan melepas jilbabnya  atau tetap mempertahankannya dengan keyakinan Allah Maha Kaya.

“Kalau lebih memilih gaji dan akhirnya melepas jilbab, ya rezekinya cuma sampai gaji itu saja. Lain halnya kalau kita tetap mempertahankan kehormatan kita dengan berjilbab, maka akan datang rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka,” kata Duta Islamic Book Fair (IBF) 2014 itu.

Ia mencontohkan seperti pada bulan Ramadhan ini. Selama sebulan ini, jadwalnya padat dengan berbagai undangan mengenai syiar hijrahnya. Ada salah satu institusi yang bolak-balik menghubungi asistennya dan juga langsung pada Peggy baik melalui telepon atau email.

Pihak tersebut sangat berharap Peggy mau menjadi pembicara yang bercerita tentang proses hijrahnya. Sayangnya, pada jam dan waktu yang diinginkan, sudah terisi jadwal.
“Saya melihat kegigihan insitusi ini. Tapi saya nggak bisa berbuat apa-apa karena sudah ada amanah lainnya. Saya mohon pada Allah, jika memang dengan menjadi pembicara disana, sebagai jalan dakwah, maka saya minta untuk dipertemukan dengan mereka. Terserah Allah bagaimana caranya,”ulasnya.

Tidak disangka, beberapa hari kemudian, ada pihak lainnya yang membatalkan jadwal dengan Peggy di tanggal dan jam yang persis sama dengan permintaan institusi yang ingin sekali Peggy hadir.
“Saya nggak bilang saya sudah bertakwa. Tapi, ketika kita mencoba menyandarkan segala sesuatu pada aturan Allah, Dia pasti akan beri kita yang terbaik, yang berkah,”tutur perempuan yang baru saja meluncurkan program Amazing Muslimah, sebuah gerakan yang bercita-cita “membomingkan” Al Quran.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:berkahRiska
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Seorang Ayah, di Lapis Berkah
Tulisan selanjutnya Pelajar adakan Pesantren Ramadhan, Payakumbuh jadi Kota Religius

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?