Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Massa Hindutva Serang Properti Muslim di Haryana, Kekerasan Meluas Minim Tindakan Aparat

Ahmad
Terakhir diupdate: 29 April 2025 22:21 10:21 pm
Ahmad
Dipublikasikan 29 April 2025 22:20
Bagikan
Kekerasan anti-Muslim kembali terjadi, massa Hindutva menyerang, menjarah, dan membakar toko-toko milik Muslim di kota Ambala, Haryana, India, pada Sabtu (27/4/2025)
Bagikan

Hidayatullah.com— Gelombang kekerasan anti-Muslim kembali terjadi di India setelah serangan teror di Pahalgam, Kashmir Selatan. Massa Hindutva menyerang, menjarah, dan membakar toko-toko milik Muslim di kota Ambala, Haryana, India, pada Sabtu (27/4/2025).

Kekerasan diiringi teriakan slogan-slogan provokatif seperti “Jai Shri Ram” (Hidup Dewa Rama) dan “Pakistan Murdabad” (Kematian untuk Pakistan).

Hindutva mobs, shouting "Jai Shri Ram”, attacked Muslim owned shops in Ambala, Haryana and threatening Muslim women with sexual violence during a protest over the Pahalgam attack in Kashmir.#PahalgamTerrorAttack #India pic.twitter.com/9ooPWXhOy5

— DOAM (@doamuslims) April 25, 2025

Dalam serangkaian insiden brutal di kawasan Saha, Nelson Road, dan Rai Market, para pelaku merusak hingga membakar properti Muslim, memukuli pemilik toko, dan memaksa sejumlah toko untuk tutup.

Polisi yang berada di lokasi dilaporkan hanya diam menonton tanpa mengambil tindakan tegas, meskipun video aksi kekerasan tersebut beredar luas di media sosial.

“Kami diserang tanpa alasan. Mereka menghancurkan papan nama, membalikkan gerobak kami, dan meneriakkan kata-kata kebencian. Polisi ada di sana, tetapi tidak melakukan apa-apa,” kata seorang saksi mata, Mohammad Rizwan (37), pemilik toko Biryani Shama yang menjadi korban, dikutip Indian Express.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

INDIA: In Haryana, a fanatical Hindutva mob vandalized and set fire to shops owned by Muslims while chanting religious slogans, including "Jai Shri Ram. #IndiaPakistan #Pakistan #Pakistani #PakistanArmy #IndianArmy pic.twitter.com/Nn6MK7sxO2

— Ijaz Malik (Ejaz Hussain) (@Ijazmalik101) April 28, 2025

Kelompok radikal Hindutva, termasuk anggota dari BJP, RSS, Bajrang Dal, dan VHP, dilaporkan terlibat dalam kekerasan ini.

“Ini bukan hanya bentuk protes; ini adalah serangan terkoordinasi terhadap komunitas tertentu,” ujar Profesor Apoorvanand, seorang akademisi dari Universitas Delhi, dalam wawancaranya dengan The Wire.

Ia menambahkan, “Tindakan ini mendorong marginalisasi sosial dan ekonomi Muslim di Haryana dan negara bagian lain.”

Dalam salah satu video yang viral, terlihat sekelompok massa menghancurkan properti sambil berteriak, “Babi & warga negara Pakistan tidak diizinkan di Chappan Dukan,” merujuk pada insiden pemasangan poster diskriminatif di Indore beberapa hari sebelumnya.

Gunjan Sharma, Presiden 56 Dukan Vyapari Sangh, membenarkan adanya aksi tersebut dengan mengatakan kepada PTI, “Kami ingin menunjukkan bahwa setelah serangan di Pahalgam, tidak ada tempat untuk Pakistan dalam masyarakat kami,” ujarnya.

They just got another reason to attack muslims and their businesses.. #Ambala, Haryana : In Ambala Hindu organisations attacked and vandalised shops and carts belonging to Muslims and beat up Muslim men working there during a rally taken out against the killings of tourists in… pic.twitter.com/ZWc4lLM5rr

— Saba Khan (@ItsKhan_Saba) April 25, 2025

Meskipun bukti kekerasan sangat jelas, pihak kepolisian Haryana menyatakan bahwa insiden ini hanya merupakan “kerusuhan kecil,” sebuah pernyataan yang menuai kecaman dari kelompok-kelompok hak asasi manusia dan masyarakat sipil.

Para pengamat mengkhawatirkan bahwa ketidakseriusan aparat dalam menanggapi kekerasan berbasis agama ini dapat memperburuk ketegangan komunal di India, terutama menjelang momentum politik besar seperti pemilu.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ambalaanti-MuslimHaryanaHeadlineHindutvaIndiakekerasanmuslim Indiatoko Muslim
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rusia Seriusi Pasar Halal, Prabowo akan Bertemu Putin di Forum Ekonomi
Tulisan selanjutnya Layanan Jemaah Haji di Arab Saudi Siap, Begini Rinciannya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Feature
29 Agustus 2026 10:49
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?