Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Masyarakat Harus Lawan Bahaya Penyimpangan LGBT

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Juli 2015 11:10 11:10 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Juli 2015 10:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Umumnya psikolog memandang perilaku Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) sebagai gejala sosial biasa. Namun, pakar psikologi forensik, Reza Indragiri Amriel, tegas menyatakan LGBT adalah perilaku abnormal yang karena itu harus dilawan dengan cara-cara sesuai hukum.

“Saya bersyukur bahwa ketika kebanyakan orang-orang psikologi -termasuk muslim- gamang dalam menyikapi homoseksualitas, saya tidak punya keraguan untuk secara terbuka menyatakan homoseksual sebagai penyimpangan psikologis,” kata Reza Indragiri Amriel dalam obrolan dengan Hidayatullah.com, Jum’at (03/07/2015).

Menurut Reza, masyarakat harus bersama-sama melawan orientasi seksual menyimpang tersebut dengan cara-cara sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Saya pikir kita harus percaya diri untuk membangun sikap. Jika mereka bersuara, dan ingin dibantu menjadi hetero, kita dukung,” katanya.

Namun, tegas Reza, apabila pengidap LGBT ini bersuara dan dengan itu mengampanyekan LGBT sebagai sesuatu yang normal, maka kita lawan dengan cara-cara sesuai hukum.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Asosiasi Psikologi Islami harus lebih percaya diri, busungkan dada, tegakkan bahu, menangkal penyebaran paradigma-paradigma yang menormalkan LGBT,” tegasnya.

Reza tak menyangsikan jika anak-anak atau remaja akan sangat mungkin terpapar kampanye LGBT ini melalui banyak saluran media saat ini. Kata dia, masih dalam bingkai belajar sosial, anak-anak rentan mengalami belajar salah.

“Mereka harus kita edukasi. Tapi karena faktor lingkungan sangat kuat, maka perlindungan terhadap anak-anak harus dilakukan dengan membendung pengaruh lingkungan,” ujarnya.

[BACA JUGA BERKUT:

– Legalisasi Perkawinan Homoseksual oleh MA Amerika adalah Pemberontakan Yudisial

– Ribuan Orang Anti-Perkawinan Homoseksual Berunjuk Rasa di Washington

– Dinilai Kampanyekan Homoseksual Film Animasi Frozen Cemaskan Santri]

Reza Indragiri menegaskan, tidak ada lagi alasan mengada-ada untuk bertahan pada orientasi seks menyimpang. Temuan mutakhir belum lama ini menyimpulkan bahwa pengaruh faktor disposisi atau genetika terhadap homoseksualitas adalah 40 persen.

Berarti, lanjut Reza, masih ada 60 persen lagi, yaitu faktor stimulasi lingkungan yang juga memengaruhi bahkan lebih dominan terhadap pembentukan orientasi seksual menyimpang tersebut.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bahaya Seks BebaslgbtMasyarakat Didorong Lawan Bahaya Penyimpangan LGBTPsikologi ForensikReza Indragiri Amriel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya LBH Jakarta Paparkan Perpres tentang Pengungsi di Indonesia
Tulisan selanjutnya Seorang Wanita Inggris Dituntut karena Menjadi Anggota ISIS/ISIL

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?