Hidayatullah.com– Gubernur Jawa Barat Ahmad Heriawan yang kerap disapa Aher, mengadakan kunjungan ke Pondok Pesantren Hidayatullah, Cilodong, Depok, Selasa (03/11/2015) pagi.
Kedatangan Aher, sekitar pukul 10.45 WIB, dikawal langsung oleh Tim SAR Nasional Hidayatullah Depok. Ia disambut oleh Ir Abu A’la Abdullah (Sekjen PP Hidayatullah), Direktur Eksekutif BMH Drs Wahyu Rahman, beserta jajaran masing-masing.
Kunjungan ini dalam rangka silaturrahmi dengan warga Hidayatullah Depok sekaligus peninjauan proyek pembangunan Sekolah Pemimpin.
Dalam sambutannya, Aher mengungkapkan kebahagiaannya bisa berkunjung ke kampus peradaban tersebut. “Alhamdulillah saya bisa berkunjung ke kampus peradaban ini,” ujar Aher.
Di depan ratusan hadirin, Aher mengatakan, ada dua syarat yang harus dipenuhi untuk mewujudkan peradaban Islam. Yaitu penguasaan al-uluum (seperangkat ilmu yang bersumber dari al-Qur’an dan Hadits) dan al funuun (seperangkat ilmu yang bersumber dari ayat-ayat qauniyyah).
“Dengan kata lain, (mesti) terpenuhi IMTAQ dan IPTEK,” ujarnya seraya mengutip istilah dari Presiden ke-3 RI BJ Habibie tentang Iman dan Taqwa serta Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
Aher mengatakan, Hidayatullah didirikan oleh Allahuyarham Ustadz Abdullah Said yang memiliki pemikiran besar. Sehinggam dengan pikiran dan cita-cita besar tersebutlah Hidayatullah bisa jadi besar dan tersebar di seluruh Nusantara.
“Inilah yang harus ditiru oleh santri,” pesan Aher kepada santri Hidayatullah.
Aher juga mengaku sudah membaca buku karangan Ustadz Abdullah Said. “Buku karangan beliau saya baca semuanya sampai selesai,” ujarnya.
Sumbang Sekolah Pemimpin
Dalam kunjungan tersebut, Aher juga menyampaikan bantuannya untuk penyelesaian pembangunan Sekolah Pemimpin.
“Saya siap membantu enam ruangan. Satu ruangan dianggarkan Rp 100 Juta. Jadi total keseluruhan Rp 600 juta. Kalau kurang nanti kita tambah Rp 400 juta jadi genap Rp 1 milyar,” ujarnya yang disambut dengan petikan takbir hadirin.
Tidak hanya itu, Aher juga menyumbangkan 1 unit mobil untuk operasional dakwah.
Di penghujung acara, Pembina Yayasan Ir Abu A’la Abdullah menyematkan surban, sebagai tanda tamu kehormatan buat Aher. Acara diakhiri dengan shalat Zhuhur berjamaah yang diimami langsung oleh Aher di Masjid Ummul Quraa.*/ M Zainal A