Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Terkait Tulisan Taqrib Sunni-Syiah, ANNAS Datangi Kantor Republika

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 November 2015 09:13 9:13 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 November 2015 09:12
Bagikan
Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) mendatangi kantor Republika
Bagikan

Hidayatullah.com – Terkait pemberitaan Koran Republika tentang Taqrib Sunni-Syiah yang dimuat pada Ahad (08/11/2015) lalu, Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) mendatangi kantor Republika untuk menyampaikan keberatannya terkait tulisan tersebut pada Senin, (09/11/2015).

Sekretaris ANNAS, Tardjono Abu Muas mengatakan Sunni dan Syiah sampai kapanpun tidak akan bisa bersatu, untuk itu pihaknya menyampaikan keberatan terkait tulisan Republika pada rubrik Islam Digest halaman 18 yang membahas soal upaya penyatuan Sunni-Syiah (Taqrib).

“Sehari setelahnya kita mendatangi kantor Republika terkait tulisan tersebut,” kata Tardjono saat dihubungi hidayatullah.com, Rabu, (11/11/2015).

Pada pertemuan itu KH. Athian Ali, Ketua ANNAS Pusat, mengatakan bahwa persoalan Syiah bukan sekedar perbedaan madzhab, karena banyak ajaran-ajaran Syiah yang menyimpang. Sehingga menurutnya Syiah tidak sama dengan Sunni.

“Jadi, bukan sekadar perbedaan mazhab,” ujar Kiai Athian dikutip Republika.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menganggapi persoalan taqrib yang seringkali didengungkan, Habib Zein Alkaff menyatakan bahwa hal itu memang merupakan bagian dari agenda yang dicanangkan oleh Syiah di Indonesia, mengingat posisi mereka sebagai minoritas. Taqrib, lanjut Habib Zein, juga diyakini sebagai bagian dari upaya pemuka-pemuka Syiah Iran yang merasa gagal menyebarkan alirannya.

”Akhirnya, mereka berusaha masuk melalui taqrib,” tukasnya.

Diantara tokoh ANNAS yang hadir pada saat itu, lanjut Tardjono, adalah ketua ANNAS Pusat, KH. Athian Ali, MA didampingi Habib Ahmad Zein Alkaff (Ketua Majelis Syuro ANNAS Pusat), Buya Abu Bakar Alhabsy (Ketua ANNAS DKI Jakarta), HM. Rizal Fadhillah SH, dan Dr. Abd. Chair Ramadhan (Dewan Pakar ANNAS Pusat).

Sebelum ini,  Harian Republika memuat tulisan berjudul “Sunni dan Syiah Bersatu, Mungkinkah? Artikel mengutip tulisan Prof. Dr. Musthafa al-Rifa’I Islamuna fi at-Taufiq Baina as-Sunni wa asy-Syiah.

Sementara banyak yang menilai, gagasan itu telah lama usang dan ditolak kalangan Sunni akibat adanya taqiyah kelompok Syiah.* [Baca  juga: Taqrib Sunni – Syiah Gagasan Usang yang Diulang]

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aliansi Nasional Anti-SyiahANNASpersatuansunnisyiahtaqrib
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tak Ingin Memutus Harapan Seekor Anjing
Tulisan selanjutnya Pola Asuh Orangtua yang Salah Bisa Sebabkan Anak Alami Kelainan Seksual

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?