Hidayatullah.com – Prof. Dr. Abdul Mujib, M.Ag, Dekan Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah mengatakan bahwa perilaku lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) merupakan sebuah penyimpangan terhadap fitrah, bukan bawaan seseorang sejak lahir.
“Hal itu jelas, seperti dikatakan dalam surat Ar-Rum ayat 30,” ujarnya saat dihubungi hidayatullah.com, Ahad (24/01/2016).
“Dan penyimpangan terhadap fitrah akan menimbukan kerusakan,” lanjut direktur bidang pengembangan keilmuan di Mubarok Institute ini.
Terkait perilaku LGBT, ia mencontohkan, ibarat sebuah listrik akan menyala jika min (-) bertemu dengan plus (+). Bukan jika min bertemu min, atau plus bertemu plus.
“Itulah mengapa konsep Zawj (pasangan, red) dalam Islam adalah antara laki-laki dan perempuan,” tegasnya.
Prof Mujib mengaku dirinya khawatir jika perilaku LGBT akan terus berkembang nantinya. Karena dinilai akan menghilangkan harkat kemanusiaan dan menimbulkan kekacauan.
“Bagaimana kalau semua orang LGBT. Seperti yang terjadi di Eropa misalnya, orang tidak mau menikah, tidak mau punya anak, atau bagaimana mungkin punya anak kalau pasangannya sesama jenis,” terangnya.
Selain itu, menurutnya, perilaku LGBT juga lebih berbahaya daripada zina.*