Hidayatullah.com – Di dunia ini ada dua kesenjangan besar, salah satunya yakni antara manusia dengan alam. Ada ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia dan ketersediaan sumber daya.
Sehingga terjadi kompetisi antar manusia di planet yang terdiri dari 194 negara ini, untuk saling mendominasi dan memperebutkan resource tersebut.
Hal itu disampaikan Prof. Dr Hafid Abbas, Komisoner Komnas HAM saat menjadi pembicara dalam diskusi bertema “Mengapa Umat Islam Selalu Terzhalimi” di Islamic Center Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, (09/04/2016).
Akibat kesenjangan itu, kata Prof. Hafid, banyak negara maju yang berusaha mendominasi sumber daya alam yang umumnya berada di negara Islam dan negara berkembang yang terdapat minyak.
“Sehingga negara maju yang umumnya bukan Islam itu, membuat kekacauan di negara tersebut dan dengan kemudian dapat menguasai sebagian besar resource yang ada,” jelasnya.
Ia mencotohkan, sebagaimana yang terjadi di Irak. Yang dicitrakan sebagai ancaman bagi Amerika Serikat.
“Padahal penduduk Irak satu negara lebih kecil daripada di Texas yang hanya sebuah kota di Amerika. Jauh sekali. Lalu Amerika membom Irak, Sadam Hussein digulingkan, akhirnya umat menjadi kacau,” ungkap Prof. Hafid.
“Jadi memang ada konspirasi yang mengkhawatirkan,” tambahnya.
Mengutip data dari PBB, terang Prof. Hafid, sebanyak 5600 jiwa meninggal setiap harinya karena penganiayaan kepada yang lemah.
Dan hal itu, sambungnya, terbanyak berasal dari negara Islam yang miskin seperti Afganistan, Iraq, Pakistan dan kawasan Afrika seperti Somalia dan lainnya.*