Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ketua AILA: CEDAW Menyerang Nilai-nilai Islam

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 4 Juni 2016 21:24 9:24 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 4 Juni 2016 21:24
Bagikan
Ketua AILA Indonesia, Rita Soebagio.
Bagikan

Hidayatullah.com– Berbagai Rancangan Undang-Undang (RUU) di Indonesia dinilai banyak yang sarat pesanan asing. Baik yang belum maupun telah menjadi UU.

Ketua Aliansi Cinta Keluarga (AILA) Indonesia, Rita Soebagio, menyinggung hal itu saat ditemui sejumlah awak hidayatullah.com-Majalah Suara Hidayatullah di kediamannya di Serpong, Tangerang Selatan, Banten.

“Ini semua, kan, pesanan. Kita sudah terikat lama dengan CEDAW,” ujarnya, Jumat, 27 Sya’ban 1437 (03/06/2016) itu.

CEDAW (Convention on The Elimination of All Forms of Discrimination against Women) adalah Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Wanita. Instrumen standar internasional yang diadopsi PBB (1979) ini mulai berlaku pada tanggal 3 Desember 1981.

“Indonesia sudah meratifikasi CEDAW sejak 1984,” ujar Rita.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurutnya, meskipun sekilas terkesan seperti positif, namun tujuan CEDAW yang paling utama adalah menyerang nilai-nilai agama khususnya Islam. “Secara langsung atau tidak langsung,” imbuhnya.

Menurut Rita, yang pertama kali membuat CEDAW adalah mereka yang memusuhi Islam. “Sementara Amerika tidak pernah meratifikasi CEDAW,” ungkapnya.

Ia mengatakan, dengan CEDAW itu, berulang kali mereka melakukan berbagai upaya untuk meloloskan keinginannya di Indonesia. Misalnya dengan mengajukan RUU Kesetaraan dan Keadilan Gender (KKG) beberapa waktu lalu.

“Tidak lolos lewat KKG, maka lewat yang sekarang ini (RUU Penghapusan Kekerasan Seksual. Red),” imbuh Rita.

RUU yang disebut terakhir itu diajukan oleh Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan. RUU ini kabarnya akan masuk Program Legislasi Nasional 2016 DPR RI.

“Ada potensi RUU ini menyerang keyakinan kita terutama nilai-nilai Islam,” ungkap Rita. [Baca penjelasannya: RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Dipandang Perlu Diwaspadai]

Belum Disadari Banyak Pihak

Rita mengungkap, selain lewat parlemen, kelompok-kelompok pro CEDAW terus bergerak secara masif, dengan berbagai cara, untuk menggolkan keinginan mereka.

“Mereka pintar menggiring opini kita. Terutama melalui media-media mainstream. Kita bersyukur karena masih ada media-media Islam (sebagai penyeimbang),” ujarnya.

Sekalipun demikian, ia menyayangkan, kondisi yang diyakini membahayakan Islam dan bangsa Indonesia tersebut belum banyak disadari berbagai kalangan.

“(Situasi) ini yang tidak cukup dipahami oleh (sebagian) anggota dewan dan ormas-ormas Islam sekalipun,” ujarnya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AILACEDAWkeluarga IndonesiaRancangan Undang undangRita SoebagioRUU Penghapusan Kekerasan Seksual
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menimbang Urgensi Penyatuan Awal Ramadhan dan Dua Hari Raya Umat Islam [3]
Tulisan selanjutnya Lagi, Lulusan Marama Putri Raih Nilai Tertinggi UN Bahasa se-Balikpapan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Berita
28 Agustus 2026 09:20
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?