Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Setop Tulis Novel Ekonomi Politik, Tere Liye: Faktanya Lebih Seru daripada Ceritanya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Mei 2017 10:18 10:18 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Mei 2017 10:18
Bagikan
Novelis Tere Liye di panggung utama IBF 2017, JCC, Senayan, Jakarta, Ahad (07/05/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Novelis terkenal, Muhammad Darwis, mengaku sudah tidak lagi berkeinginan menulis novel dengan genre ekonomi politik.

Hal itu disampaikannya saat bedah buku novel terbarunya berjudul Tentang Kamu di panggung utama Islamic Book Fair (IBF) 2017 di Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan, Jakarta, Ahad (07/05/2017).

“Seperti makan tapi enggak laper ya seperti itu, sudah enggak nafsu,” ungkapnya.

Hal itu karena, katanya, pada kenyataannya, ekonomi politik di negeri ini lebih seru daripada tulisan.

“Saya menulis, kan, untuk membuat keseruan, kalian beli (novel), kan, karena seru,” imbuh penulis dengan nama pena Tere Liye itu.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Kelaparan Bukan Murni Masalah Ekonomi, Tapi Politik

Contoh, sambungnya, setelah ia menulis novel berjudul Negeri di Ujung Tanduk, satu bulan setelah itu tersiar berita Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Atau pemimpin KPK disiram air keras,” ketusnya.

Itu, menurut Tere Liye, sebagai hal yang pada faktanya lebih lucu. Akhirnya ia sudah tidak lagi menulis novel bergenre ekonomi politik.

Tere Liye merupakan novelis produktif yang hampir semua karyanya mendapatkan label Best Seller (penjualan terbaik). Sekitar 26 bukunya telah berhasil diterbitkan, sebagian telah mampu difilmkan di layar perfilman Indonesia.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bukuekonomi politikIBF 2017KPKMuhammad DarwisNegeri di Ujung TanduknovelNovelispenulis best sellerperbukuanpolitik IndonesiaTere Liye
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemimpin dan Sejumlah Komandan Senior ISIS Afghanistan Terbunuh
Tulisan selanjutnya yusuf mansur Yusuf Mansur: Penghafal Al-Qur’an Bersanad di Indonesia Masih Sedikit

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?