Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Zaman Soeharto, Jika Berbeda Pandangan dengan Presiden Disebut Anti Pancasilais

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 11 Mei 2017 11:04 11:04 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 11 Mei 2017 11:00
Bagikan
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan pada pembukaan Rakornas Dakwah MUI 2017 di Kompleks TMII, Jakarta, Senin malam (08/05/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Pada zaman Orde Baru (Orba), orang yang punya pandangan berbeda dengan Presiden saat itu, Soeharto, akan disebut sebagai orang yang anti dengan Pancasila.

Demikian disampaikan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menyikapi situasi kebangsaan terkini terkait isu-isu agama, bangsa, NKRI, dan Pancasila.

“Di zaman Soeharto, kalau orang berbeda pandangan dengan Soeharto dibilang anti Pancasilais,” ujar Zulkifli dalam rangkaian Rakornas Dakwah MUI yang acaranya berlangsung Senin-Rabu (08-10/05/2017) di kompleks TMII, Jakarta Timur.

Bagaimana di era reformasi?

Baca: Saat Ketua MPR “Menyindir” (Waka)Polri Berkali-kali

Menyinggung situasi terkini di Indonesia, Zulkifli menekankan, jangan sampai orang yang beragama dengan baik malah dicap radikal dan anti Pancasila atau tidak Pancasilais.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Itu yang repot,” ujarnya di depan Wakapolri Komjen Pol Syafruddin, para Pimpinan MUI, dan ratusan anggota MUI se-Indonesia.

Justru, jelas Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini, Pancasilais itu jika seseorang menjalankan agama secara baik. “Orang beragama dengan baik itu Pancasilais,” tegasnya.

Dan orang yang tidak Pancasilais itu, lanjutnya, mereka yang berperilaku melanggar norma-norma agama, seperti pelaku homoseksual.

“Laki-laki pacaran sama laki-laki… itu melanggar Pancasila,” ungkapnya.

Baca: Anggota DPR: Pembubaran HTI akan Menarik Jarum Sejarah Bangsa ke Masa Orde Baru

Selain itu, Ketua MPR juga mengungkapkan, persoalan bangsa saat ini terjadi karena Pancasila diterjemahkan oleh masing-masing pihak. “Yang bikin kita repot ini.”

Jangan sampai misalnya, mendukung Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, malah “dibilang anti Pancasilais,” ujarnya, atau dicap Islam radikal.

“Masa Ketua MPR yang pilih dukung Anies dibilang Islam radikal?!” ujarnya dengan nada berseloroh.

Oleh karena itu, Ketua MPR berpesan kepada segenap elemen bangsa, agar tidak lagi membenturkan antara agama dengan kebangsaan. Sebab dua hal ini tidak terpisahkan.

“Berhentilah mempertentangkan agama, politik, bangsa, dan NKRI. Itu satu kesatuan yang saling melengkapi,” tegasnya.

Sebaliknya, jangan sampai seseorang beratribut keagamaan atau beratribut apapun, tapi malah memaki-maki orang lain. “Itu yang bertentangan dengan Pancasila,” tandasnya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:agama dan politikAnies-SandiAnti PancasilaBangsa Indonesiaera reformasiIslam dan politikIslam radikalIslam Wasathiyahkeadilan hukumkepolisianKetua MPR RIKetua Umum PANNKRIOrde BarupancasilaPancasilaisRakornas Dakwah MUI 2017SoehartoSyafruddinWakapolriZulkifli Hasan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KontraS Sebut Pembubaran HTI Bisa Menyasar ke Organisasi Lain
Tulisan selanjutnya HTI Mau Dibubarkan, UBN: Ada yang Ingin Umat Islam Terpecah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Berita
29 Agustus 2026 19:05
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?