Hidayatullah.com– Sejumlah karyawan kantor yang bertetangga ruko dengan ruko PT Atlantis Jaya Gym tempat penggerebekan pesta homoseks, Ahad (21/05/2017) malam, merasa risi dengan kehadiran sejumlah pengunjung ruko Atlantis selama ini. Ruko berkedok tempat gimnastik dan fitness ini terletak di Ruko Kokan Permata Blok B 15-16, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Amal, misalnya. Karyawan sebuah perusahaan pengiriman barang yang bekerja di samping persis ruko Atlantis itu mengaku punya pengalaman buruk, saat bertemu dengan laki-laki pengunjung Atlantis.
“Saya aja pernah digodain sama laki-laki (pengunjung Atlantis) pas ke kantin. Saya balik kerja aja, (melihat) mohon maaf cium pipi cowok sama cowok,” tuturnya saat ditemui hidayatullah.com, Senin (22/05/2017) sore di sana.
Amal mengaku awalnya tahu ruko Atlantis sebagai tempat fitness. Baru belakangan ia tahu tempat itu jadi lokasi pesta homoseks. Aktivitas ruko itu, kata Amal, berlangsung pada sore dan malam hari. Pria ini bercerita, di lantai dua kantornya pernah kedengaran musik disko dari ruko Atlantis.
Baca: Pesta Homoseks Digerebek, Polres: Operasi Cipta Kondisi Jelang Ramadhan
Nanda, rekan kerja Amal, juga merasa risi kalau berjumpa dengan laki-laki pengunjung Atlantis yang kelihatan homoseksual.
Selain itu, ia kadang merasa terganggu dengan banyaknya sepeda motor pengunjung Atlantis yang menggunakan lahan parkir kantor tempat Nanda bekerja.
“Kadang saya suka markir di sini (di depan kantor). Kalau malem enggak bisa keluar,” ujarnya.
Sementara itu, kemarin siang hidayatullah.com dan wartawan lain menemukan sebungkus kemasan alat kontrasepsi cukup dekat dari ruko Atlantis, tergeletak di pinggir jalan, bersama sampah-sampah lainnya, berjarak selemparan batu dari pintu ruko tersebut. Kemasannya yang berwarna merah sudah terbuka menandakan isinya kemungkinan sudah dipakai. Di kemasannya tampak tulisan “kondom laki-laki”.
Pengamatan media ini, ruko TKP itu sudah disegel oleh pengelola ruko. Selembar kertas pengumuman ditempel di depan pintu ruko yang berwarna cokelat itu. Isi pengumumannya, bangunan itu disegel berdasarkan teguran No.BP003-V/K/17. Surat bertanggal 22 Mei 2017 itu ditandatangani oleh Ketua Badan Pengelola Kokan Permata Kelapa Gading, Laksda TNI (Purn) R Djumartono.
Garis polisi juga sudah dipasang di depan sana. Tampak puluhan unit kendaraan berbagai merek terpakir di sana ikut diberi garis polisi. Tidak ada papan nama PT Atlantis Jaya Gym di depan ruko itu. Dan tidak ada seorang pun pihak Atlantis di sana yang bisa ditemui untuk dikonfirmasi oleh media ini.* Andi