Hidayatullah.com– Menurut Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, Palestina selalu menjadi fokus utama dalam setiap diplomasi yang dilakukan pemerintah Indonesia.
“Setiap helaan nafas diplomasi Indonesia ada isu Palestina,” ujarnya saat membuka Halaqah dan Diskusi Internasional bertema ‘Indonesia dan Kepemimpinan Dunia Islam’ di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Jakarta, Kamis (09/11/2017).
Walaupun, menurut Menlu, jalan yang akan dilalui masih akan sangat terjal. Tetapi, kata dia, pilihannya adalah berbuat atau tidak sama sekali.
Komitmen tentang Palestina ini, sambung Menlu, telah dilakukan dalam beberapa inisiatif. Di antaranya seperti di tahun lalu dimana Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa.
Baca: Dubes Palestina: Sudah Lama Indonesia Dukung Penyetopan Penjajahan Israel
Baca: 72 Tahun Kemerdekaan Indonesia, Jangan Lupakan Palestina
Kemudian, Indonesia juga menjadi sponsor utama pertemuan pada tingkat menteri di Istanbul, Turki, pada saat Masjid Al-Aqsha, Palestina, bergejolak akhir-akhir ini.
“Kita juga mendirikan konsulat di Ramalah. Walaupun ketika saya ingin ke sana dicegat, tapi saya tetap berangkat. Akhirnya konsul kehormatan itu kita tarik ke Amman. Jadi niat tetap tidak terhalangi,” tandasnya.*