Hidayatullah.com– Sejumlah mahasiswa di Balikpapan menyetorkan hafalan al-Qur’an dalam kegiatan “Tasmi Hifzhil Qur’an” yang diadakan di Aula Qubbatain, Masjid Ar-Riyadh, Balikpapan, Kalimantan Timur, belum lama ini.
Prestasi tersebut dirasa kian manis disyukuri karena sebagian mahasiswa masih menyandang status mahasiswa baru atau semester satu. “Iya, lima orang di antara mereka adalah mahasiswa semester satu,” ucap Muhammad Dinul Haq, ustadz penanggung jawab kegiatan itu mengiyakan.
Menurut Dinul, selain kebanyakan menyetor hafalan lima juz al-Qur’an, dua mahasiswa lainnya sukses menyetorkan sepuluh juz dari hafalan al-Qur’an mereka dalam sekali duduk.
“Ini yang membanggakan sekaligus layak disyukuri. Meski bukan jurusan al-Qur’an atau ma’had khusus penghafal, tapi semangat mahasiswa begitu tinggi menghafal al-Qur’an,” terang Dinul sambil menyebut beberapa mata kuliah yang tidak ringan dipelajari mahasiswa.
Acara penyetoran hafalan berlangsung sejak zuhur dan berlanjut hingga menjelang maghrib. Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Hidayatullah penghafal tersebut masing-masing lalu didamping mahasiswa lainnya untuk menyimak kefasihan dan kelancaran hafalan sekaligus bacaan mereka. Selain itu, beberapa dosen juga hadir bertugas mengontrol kelancaran kegiatan tersebut.
Ke depannya, perguruan tinggi itu menargetkan mahasiswanya mampu menyetorkan hafalan Al-Qur’an 30 juz satu kali duduk, tentunya dengan memaksimalkan program halaqah dan setoran per lima juz.
Untuk diketahui, STIS Hidayatullah saat ini memiliki program unggulan berupa Markaz I’dad al-Ulama az-Zua’ma atau yang dikenal dengan sebutan Pendidikan Ulama Zuama (PUZ), sejak 2017 lalu.
Program PUZ ini dikenal dengan beberapa keunggulannya, di antaranya bahasa Arab aktif dan hafalan al-Qur’an. Dalam kesehariannya, mahasiswa PUZ memiliki ruang kuliah dan asrama yang terpisah untuk menunjang kegiatan dan mengembangkan kurikulum unggulan tersebut. Adapun kegiatan ‘Tasmi Hifzhil Qur’an” di atas, Sabtu (12/01/2019) sudah diselenggarakan tiga kali.*