Hidayatullah.com– Animo rakyat Indonesia untuk memiliki pemimpin baru pada Pilpres 2019 mendatang terlihat begitu besar. Setidaknya itulah yang tampak dari melimpahnya kehadiran masyarakat di berbagai kampanye pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Dalam kampanye terbuka 02 di Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad (31/03/2019) misalnya, beribu-ribu warga masyarakat tumpah ruah ke Stadion Delta. Menariknya pula, para pendukung diketahui bukannya dibayar tim kampanye agar mau datang ke stadion, malah sebaliknya. Mereka justru mengumpulkan uang untuk diberikan kepada Prabowo-Sandi sebagai simbol dukungan memenangkan sang jagoan.
Dalam video yang beredar luas di media sosial dipantau hidayatullah.com, Senin (01/04/2019), tampak antusias masyarakat menyawer tatkala Prabowo berduet dengan Sandi di atas panggung. Keduanya lalu menyambut uluran tangan massa yang satu per satu memasukkan uang kertas dengan berbagai nominal ke peci tersebut.
Lalu terdengar teriakan sorak sorai dan pekikan takbir, “Allahu Akbar!”
Baca: Prabowo dan Ulama Jatim Teken 9 Poin Perjanjian di Sidoarjo
Lebih menariknya lagi saat salah seorang pria berteriak-teriak memanggil cawapres. “Pak Sandi! Pak Sandi! Pak Sandi!” Ternyata ia mengeluarkan sebuah amplop diduga berisi segepok uang untuk biaya kampanye 02.
Usai menerima pemberian itu, Sandi yang mengenakan kemeja biru muda andalannya lantas mengacungkan amplop itu ke arah lautan massa. Seketika hadirin bersorak, suasana jadi tambah riuh.
“Luar biasa, luar biasa, luar biasa!” ungkap Prabowo yang mengenakan baju safari coklat lewat alat pengeras suara, menanggapi antusiasme masyarakat.
Tapi acara menyawer belum selesai. Di sisi kiri capres-cawapres, giliran massa lainnya yang berlomba-lomba memberikan duit kepada keduanya. Sandi kembali membungkukkan badan ke arah pendukungnya lalu menerima satu per satu duit tersebut. Tampak di antaranya ada uang berwarna merah khas nominal Rp 10 ribuan, ada dua lembar Rp 5 ribuan, selembar Rp 50 ribuan, dan lain sebagainya.
Sandi lalu meletakkan uang saweran bersama uang-uang lainnya di podium di atas panggung berkarpet merah.
Baca: Kampanye Akbar: Pendukung Prabowo-Sandi Berjubel Tanpa Dibayar
Prabowo Terharu
Prabowo mengaku terharu atas perjuangan rakyat Jawa Timur yang ingin mendengarkan pidatonya dalam acara kampanye akbar di Stadion Delta Sidoarjo itu. Termasuk perjuangan rakyat di belahan Indonesia lainnya.
Mantan Danjen Kopassus ini terharu lantaran ribuan orang yang hadir di stadion rela berpanas-panasan untuk mendengarkan pidatonya. Bahkan, di saat ia berpidato, dirinya malah diberikan saweran uang dari masyarakat yang hadir.
“Saya terharu saya tidak kasih duit, tapi rakyat yang lempar duit ke saya, ini ada yang kasih uang saya Rp 100 ribu, saya sangat terharu sekali, ini apa lagi? Ya ampun ini saya tidak minta uang loh. Ini ada lagi yang kasih saya. Terima kasih banyak atas perjuangan kalian atas keikhlasan kalian, saya terharu kalian datang dari tempat yang jauh dan rela berpanas-panasan dari siang tadi,” ungkap Prabowo usai menerima uang saweran yang ditaruh di dalam peci salah seorang masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menceritakan bahwa ada seorang tukang cendol bernama Budi yang memberikan uang penghasilannya sebesar Rp 50.000 untuk dirinya. Uang tersebut dititipkan kepada Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Berkarya, Prio Budi Santoso ketika dirinya melakukan kampanye di daerah Bandung, Jawa Barat.
“Ada tukang cendol di Bandung namanya Pak Budi, dia titip ke Pak Prio dia bilang ‘titip ke Pak Prabowo ini duit dari saya’, uangnya 50 ribu rupiah mungkin itu penghasilan dia selama satu hari. Bayangkan itu tukang cendol penghasilannya mungkin Rp 50 ribu per hari, bagaimana kalau saya mengkhianati dia. Itu sangat tidak baik. Selain Pak Budi, ada juga dari para masyarakat lainnya. Saya tidak akan mengkhianati rakyat saya yang rela menyumbangkan hartanya untuk perjuangan kita,” tegasnya sebagaimana dirilis BPN Prabowo-Sandi.
Baca: Warga Paksa Sandiaga Resmikan Posko Prabowo-Sandi di Sulsel
Saat berkampanye di Bandung pun, beberapa waktu lalu, banyak masyarakat Jawa Barat yang memberikan hadiah kepada Prabowo pada massa kampanye ini.
Kala itu Prabowo sedang memberikan pidatonya, tiba-tiba saja sekelompok emak-emak memberikan banyak amplop yang berisi uang kepada sang capres dari pinggir panggung. Seketika, Ketua Umum Partai Gerindra itu langsung menghentikan pidatonya.
Prabowo pun mengungkapkan rasa terima kasihnya. Ia menilai, bukan soal jumlah nominal uang yang diberikan, tetapi tekad masyarakat untuk berjuang bersama yang harus diapresiasi.
“Saudara-saudara, ini bukan saya beri uang tapi saya diberi uang sama mereka, bukan jumlahnya tapi tekadnya itu. Terima kasih tekadmu, terima kasih semangatmu,” ujar Prabowo saat kampanye terbuka di Stadion Sidolig, Bandung, Kamis (28/03/2019).
Tak cuma diberkan saweran sumbangan perjuangan dari masyarakat Jawa Barat, Prabowo juga diberikan kue dan bunga dari massa yang hadir.
Baca: Warga Muhammadiyah Spontan Galang Dana untuk Kampanye Prabowo-Sandi
Melihat animo itu, ia meminta seluruh rakyat Indonesia, untuk bersama-sama menggunakan hak suaranya dengan datang ke tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk memilih pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno nomor urut 02 demi terciptanya kesejahteraan rakyat Indonesia.
Selain itu, Prabowo juga meminta kepada seluruh rakyat Indonesia untuk bersama-sama menjaga TPS dari potensi kecurangan.
“Nanti kita 17 April menyongsong kebangkitan kembali bangsa Indonesia. Ini negara milik kalian juga bukan hanya milik elite di Jakarta itu. Karena itu saya meminta marilah kita menjaga TPS kita dari pemilih hantu, mari kita berjuang bersama demi kesejahteraan anak cucumu, mari kita songsong kemenangan rakyat Indonesia,” tandasnya.
Spontanitas
Saweran untuk Prabowo-Sandi juga terjadi di daerah-daerah lainnya. Diberitakan hidayatullah.com sebelumnya, ada kejutan bagi cawapres Sandiaga saat berdialog di Aula Mas Mansur Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Kamis (27/09/2018).
Seorang warga Kertomenanggal VII spontan menyumbangkan uang Rp 500 ribu untuk dana kampanye capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga. Uang dalam amplop putih itu oleh Juhansyah diserahkan kepada Ketua PWM Jatim Dr Saad Ibrahim lantas diberikan kepada Sandiaga Uno di atas podium.
“Ini spontanitas saja. Setelah mendengar Sandiaga datang ke PWM Jatim, muncul inisiatif saya untuk memberi donasi. Saya pun berangkat ke masjid untuk shalat ashar sambil membawa uang untuk diberikan kepada Mas Sandi,” tutur Juhansyah, warga Kertomenanggal itu.
Baca: Prabowo Terharu Pendukungnya Bikin Kaos, Baliho, Bendera Sendiri
Spontanitas Juhansyah itu ternyata menular ke hadirin lainnya. Mereka langsung membuka dompet dan mengeluarkan lembaran uang. Seseorang yang membawa amplop coklat besar lantas mengedarkan kepada hadirin menampung uang sumbangan.
Setelah dihitung, terkumpul sumbangan Rp 7,7 juta plus 19 dolar Singapura. Uang itu pun diserahkan kepada Sandiaga yang diterima dengan rasa haru.
“Alhamdulillah. Saya terima donasi untuk perjuangan pemenangan Prabowo-Sandi. Donasi ini akan masuk rekening tim kampanye,” ujar Sandi saat menerima donasi itu.
Sandi mengungkapkan, demokrasi zaman now adalah demokrasi yang tidak saling menjatuhkan. “Nah, hal inilah yang ditunjukkan oleh warga Muhammadiyah Jatim,” pujinya.* SKR/TI