Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pemuda Muhammadiyah Minta Kapolri Investigasi Mahasiswa Kendari Tewas Saat Demo

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 26 September 2019 20:46 8:46 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 26 September 2019 20:46
Bagikan
masjid muhammadiyah
Sunanto Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah
Bagikan

Hidayatullah.com– Salah seorang mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO), Randi, 21 tahun, tewas dalam demonstrasi di depan Gedung DPRD Sulawesi Tenggara, Kota Kendari, Kamis (26/09/2019). Dikabarkan ada bekas luka parah di bagian dada sebelah kanan Randi.

Randi diketahui merupakan aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Berbagai pihak dari tokoh Muhammadiyah hingga organisasi pemudanya angkat suara atas kejadian itu.

Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah menyampaikan turut berdukacita yang mendalam atas meninggalnya Randi.

Meskipun belum diketahui secara pasti penyebab tewasnya Randi, namun diduga ia tertembak. Menurut PP Pemuda Muhammadiyah, telah terjadi penembakan terhadap Randi. Oleh karena itu, pihaknya akan melaporkannya ke Komnas HAM dan ke Mabes Polri agar diusut tuntas.

“Untuk sementara ini kami menemukan ada Pelanggaran Prosedur Penanganan aksi dan Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam peristiwa ini. Karena itu kami meminta Kapolri memimpin langsung proses investigasi serta menindak secara tegas oknum kepolisian yang bersikap represif,” ujar Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto di Kendari dalam siaran persnya diterima hidayatullah.com.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Ambulans Pemprov DKI Dituduh Suplai Batu, Anies: Ada Potensi Fitnah

Pemuda Muhammadiyah menilai cara-cara brutal tidak akan bisa meredam aksi, justru dapat memicu gelombang aksi yang lebih besar lagi.

Agar situasi ini tidak semakin melebar, Pemuda Muhammadiyah menilai sebaiknya Presiden Joko Widodo mengeluarkan perpu pembatalan UU KPK. Randi tewas saat demo mahasiswa menolak pengesahan RUU KPK menjadi UU KPK yang baru.

“Saya pikir itu jalan tengah yang paling mungkin diambil oleh Pak Presiden,” imbuhnya.

Sunanto yang sedang berada di Kendari mengaku siap memimpin langsung proses pemakaman almarhum Randi.

Jika memang terjadi penembakan dengan peluru tajam terhadap mahasiswa tersebut, Pemuda Muhammadiyah menyatakan hal itu merupakan tindakan brutalitas.

“Tindakan brutal aparat kepolisian terhadap mahasiswa sangat bertentangan dengan peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2009 tentang Implementasi Prinsip dan Standar Hak Asasi Manusia dalam Penyelenggaraan Tugas Kepolsian RI dan Perkapolri Nomor 16 Tahun 2006 tentang Pengendalian Massa,” ujar Sunanto.

Baca: Pengacara Mahasiswa Korban Kekerasan Minta Tanggung Jawab Jokowi & DPR

Bantahan Polisi

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sultra AKBP Harry Golden Hart mengatakan, hingga kini penyebab luka di dada Randi masih diselidiki.

“Ada bekas luka di dada sebelah kanan. Kita belum memastikan luka tersebut karena apa. Saat ini korban dibawa dari RS Korem ke Kendari untuk otopsi,” ujar Harry kutip Kompas.com, Kamis (26/09/2019) malam.

Baca: Prof Din Minta Aparat Hindari Cara Represif Hadapi Demonstran

Menurut Harry, polisi yang menjaga aksi demo hanya melengkapi diri dengan tameng dan tongkat, serta pengurai massa menggunakan gas air mata, water canon, dan beberapa kendaraan.

Kepolisian membantah bahwa petugas menggunakan peluru tajam saat melakukan pengamanan demo. “Tidak ada (peluru), kami pastikan pada saat apel tidak ada satupun yang bawa peluru tajam, peluru hampa, peluru karet,” sebutnya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:demo mahasiswademonstrasiIMMkekerasanKendariPemuda MuhammadiyahpenembakanpolisiRUU
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketua GP Ansor Jateng Temui Paus Fransiskus di Vatikan, Hadiahkan Batik
Tulisan selanjutnya Din Dorong Autopsi Jenazah Randi oleh Tim Internal Muhammadiyah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?