Hidayatullah.com– “Tauhid lebih mahal dari apapun di dunia ini. Tauhid lebih mahal dari nyawa kita.” Demikian pesan Dr. Daud Rasyid saat memberikan tasyiah bertema “Tauhid Harga Mati” dalam acara Muslim United, Ahad (13/10/2019).
Dalam tausyiahnya di Masjid Jogokariyan, Yogyakarta, Daud Rasyid menjelaskan betapa pentingnya tauhid ini. Ia sangat berharga di dunia ini. Maka, karena pentingnya perkara ini setiap Jumat para khatib mengingatkan tentang tauhid dan jangan sampai mati dalam keadaan lepas dari tauhid.
“Tauhid ini lah yang membuat kaum Muslimin ini bersaudara. Dan Rasulullah mengikat umatnya dalam ikatan paling kuat, yaitu ikatan tauhid. Dan ikatan ini akan abadi hingga akhirat,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan, semua ikatan di dunia itu hanya sebatas di dunia. bahwa tidak ada yang kekal hingga kita mati di dunia ini selain ketauhidan kepada Allah.
“Tidak pernah orang pas di dalam kubur, (ditanya) KTP-mu daerah mana, Mas?. Tidak ditanya kamu negara mana?” ujarnya diikuti senyuman para peserta Muslim United.
“Orang bertauhid itu tidak punya kepentingan untuk orang lain. Jadi siapa saja yang sevisi dengan untuk mendekatkan kepada Allah adalah saudaranya,” tambahnya.
Pakar hadits lulusan Univeristas Al-Azhar Kairo ini menjelaskan bahwa kebanyakan permusuhan di antara kita karena provokasi di luar kita.
“Karena mereka tahu kalau kita bersatu kita kan menjadi super power tidak ada yang bisa mengalahkan umat ini. Karena mereka baca sejarah. Bahwa dulu ketika umat ini bersatu dua kekuatan peradaban terbesar di dunia ditaklukan.”
Oleh karena itu umat Islam harus bisa menghindar dari segala adu domba, provokasi dan fitnah. Tidak saling membenci, saling memfitnah. Karena ini lah yang selalu ditanamkan orang-orang di luar umat ini untuk menghilangkan kekuatan umat ini.
“Tuduhan-tuduhan (jelek dari saudara kita) itu anggap saja angin lalu. Bahkan jawablah dengan salam. Mungkin dengan sikap itu mereka yang menuduh sadar kalau mereka terprovokasi,” pesannya.
“Mari sama-sama kita jaga tauhid kita. Karena sebab tauhid ini maka terpancar ukhuwah. Karena ketika umat ini sudah bersatu maka apa yang kita rencanakan akan dimudahkan oleh Allah Ta’ala,” tutupnya.* Rofi Munawwar