Hidayatullah.com– Ketua Umum DPP Hidayatullah, Nashirul Haq berpesan kepada para dai mengenai pentingnya peran menjaga ukhuwah (persaudaraan), membangun sinergi agar dakwah semakin bergairah serta menghindari hal hal yang berpotensi memecah belah persatuan.
Dalam arahannya, Nashirul menjelaskan bahwa setiap lembaga termasuk Hidayatullah dibutuhkan adanya kerja sama untuk mencapai visi misi dengan mainstream gerakan dakwah dan tarbiyah.
“Diperlukan kesinambungan sinergi antara lembaga, sehingga ego sektoral harus dihilangkan. Jika ego sektoral dapat dihilangkan, sejatinya tujuan dapat dengan mudah dicapai,” ujarnya pada rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Persaudaraan Dai Indonesia (PosDai) di Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah, Jakarta, yang digelar pada Kamis hingga Ahad (14/03/2020).
Tidak sebatas dai atau mubaligh yang biasa terjun langsung membina umat, Nashirul menekankan peran dai sejatinya juga melekat pada pribadi para pendidik/guru di lingkungan pendidikan integral.
Karena itu, dia mengingatkan, figur dai pendidik mesti selalu menjalin silaturahim dengan orangtua murid. Sehingga, silaturahim dapat selalu berjalan dengan baik dan tidak hanya sebatas antara guru dan murid saja.
“Para orangtua murid sudah memberikan kepercayaan kepada kita, alangkah baiknya jika kepercayaan itu terus dilanjutkan salah satunya mengajak mereka bersama sama hadir dalam majelis-majelis ilmu,” terangnya.
Nashirul juga mengatakan pentingnya menanamkan karakter Al-Qur’an di dalam diri para dai. “Jika karakter ini tidak tertanam, tentunya akan sulit,” katanya.
Lembaga yang membidangi pemajuan dakwah dan pengembangan sumber daya penyuluh agama, PosDai menyelenggarakan Rakernas I tahun 2020, dengan tema “Standardisasi Gerakan Dakwah, Bersama Dai Membangun Negeri”.* Abdul Mansur J