Hidayatullah.com- Beberapa bulan belakangan ini, saat pandemi, masyarakat perkotaan seperti di Jakarta giat bersepeda. Berbagai komunitas gowes bareng, seperti yang dilakukan Simpul Umat Cinta Negeri, mengadakan gowes bersama bertajuk “Sehat Bareng Umat Jakarta”, Ahad (16/08/2020).
Simpul Umat Cinta Negeri adalah kelompok aktivis dan relawan dari beberapa pengajian dan masjid di Jakarta. Gowes bersama ini dilakukan dalam rangka menyemarakkan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia dan bertujuan untuk menyatukan umat dan menjaga imunitas di masa pandemi ini.
“Kita jalin persatuan, kesatuan, jangan tercerai berai,” kata Koordinator Simpul Umat Cinta Negeri, Sutrisno Muslimin kepada wartawan di halaman Gedung Joeang ’45, Menteng, Jakarta Ahad (16/08/2020).
Di samping menjaga kesatuan dan persatuan, semangat bersepeda sehat yang dipelopori Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI) bertujuan mendukung program gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, menciptakan masyarakat yang sehat, di tengah pandemi Covid-19 yang jumlah kasus positifnya masih landai. “Jakarta sehat itu, tidak hanya secara fisik. Tapi juga sehat secara batin. Artinya kita harus bisa mengikis perbedaan-perbedaan itu. Mari kita rajut persatuan dan kebersamaan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Gowes ‘Sehat Bareng Umat Jakarta”, HM Mursalin, mengatakan menyatukan umat ini setelah Pemilu 2019 lalu merupakan hal yang cukup sulit. “Dengan bersepeda ini, seperti dimasyarakatkan Gubernur Anies Baswedan, sangat luar biasa. Bisa menyatukan umat,” kata Mursalin.
Di tempat yang sama, anggota DPD RI Fahira Idris mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, bersepeda bareng ini salah satu cara untuk menyatukan umat. “Kegiatan keumatan memang harus terus di lakukan, seperti kegiatan Gowes dan Silaturahmi Simpul Umat Cinta Negeri ini, saya sangat mengapresiasi,” kata Fahira.
Kegiatan ini, lanjut Fahira, tetap menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran Gubernur DKI. “Tetap jaga jarak, bawa hand sanitizer dan panitia menyiapkan masker untuk ganti,” katanya.
Mengambil lokasi start dari Gedung Joeang ’45, ratusan massa bersepeda menggunakan masker dan mengutamakan menjaga jarak saat bersepeda berasal dari berbagai simpul organisasi Islam di DKI. Rombongan melewati sejumlah rute, yang berada di kawasan Menteng-Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat.*