Hidayatullah.com– Taiwan melalui biro wisatanya terus menggencarkan kampanyenya sebagai destinasi wisata halal dunia, setelah negara berjuluk Naga Kecil Asia itu berhasil menempati peringkat tiga dari seluruh destinasi halal negara non-Muslim di dunia.
Menurut Direktur Hubungan Internasional Taiwan Tourism Board, Ease Huang, pihaknya terus mendorong agen-agen perjalanan, serta restoran dan hotel di Taiwan agar memperoleh sertifikasi halal dari asosiasi China Muslim di Taiwan.
Selain mendorong para pihak pendukung sektor pariwisata, Biro Wisata Taiwan juga ikut serta mempromosikan budaya wisata halal, di antaranya melalui promosi kuliner halal di festival makanan Taiwan, awal Juli lalu.
Menurut Ease, ada satu area khusus yang diperuntukan bagi pengusaha kuliner dengan sertifikasi halal di festival tersebut.
“Peminatnya banyak sekali dan sambutannya baik sekali dari restoran bersertifikat halal,” ujarnya usai meresmikan pusat informasi wisata Taiwan di Jakarta, dikutip dari Antara, Jumat (19/07/2019).
Ia mengatakan, walaupun Taiwan sudah menempati urutan ketiga sebagai destinasi halal dunia di antara negara-negara non-Muslim, namun Taiwan masih merasa belum cukup.
Sedangkan menurut Direktur Taiwan Visitors Association Fanny Low, masyarakat Muslim masih menjadi di antara target terbesar dari upaya promosi wisata Taiwan di Indonesia.
Oleh karena itu, pihaknya sedang mempersiapkan peluncuran buku panduan wisata halal di Taiwan berbahasa Indonesia yang akan rilis bulan Oktober nanti.
Di samping itu, kata Fanny, pihaknya telah meluncurkan sebuah aplikasi online bernama ‘Halal Taiwan’ yang menyediakan berbagai informasi mengenai wisata halal di sana.
“Anda bisa menggunakan fitur Bahasa Indonesia untuk mencari restoran dan hotel dengan sertifikasi halal, bahkan mushalla terdekat, kapanpun,” jelasnya.
Aplikasi tersebut, katanya, dikembangkan oleh seorang mahasiswa doktorat asal Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Taiwan.
Upaya mengakomodir wisatawan Muslim juga dilakukan di moda transportasi umum, yaitu dengan menyediakan pilihan menu halal pada daftar sajian kereta api.
Biro Wisata Taiwan resmi membuka pusat informasi di Jakarta, Jumat, bagi wisatawan Indonesia yang ingin mendapatkan informasi terkait tujuan-tujuan wisata, sejalan dengan target untuk mendatangkan 500.000 wisatawan Indonesia ke Taiwan.
Pusat informasi itu berada di gedung Intiland Tower lantai 1, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, yang diresmikan langsung oleh perwakilan Taipei Economic and Trade Office (TETO) John Chen, Sekretaris Jenderal Taiwan Visitors Association Wu Chaoyen, dan Direktur Hubungan Internasional dari Taiwan Tourism Bureau Ease Huang.
Walaupun bertempat di ibu kota, kata Fanny, Taiwan Tourism Information Center membuka kerja sama dengan berbagai kota di Indonesia.*