Hidayatullah.com– Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Islam Kementerian Agama, Muhammadiyah Amin, mengaku senang dengan akan disusunnya buku Bimas Islam Mengabdi untuk Negeri.
Buku itu akan mengulas soal penyuluh dan penghulu agama.
Menurutnya, buku itu menjadi penting, karena penyuluh dan penghulu adalah garda terdepan Kementerian Agama yang terdapat hingga di desa-desa.
“Ke depan ini sangat luar biasa manfaatnya ketika buku ini sudah disusun,” ujarnya kepada hidayatullah.com di Hotel Lumire, kemarin.
Amin mengungkapkan, nantinya buku tersebut juga sebagai upaya menggugah minat baca masyarakat.
Di samping itu, ia menilai, tidak semua wilayah bisa terjangkau melalui media mengingat luasnya wilayah Indonesia dan tidak semua terakses internet.
“Tapi dengan memperbanyak buku dan membagikan ke seluruh daerah akan semakin besar manfaatnya,” ungkapnya menutup.
Sebelumnya, Bimas Islam Kemenag menggelar rapat penyusunan buku tersebut di Hotel Lumire, Jakarta, pada Rabu hingga Jumat (23-25/08/2017).
Turut hadir pada kesempatan itu sejumlah perwakilan penyuluh dan penghulu dari wilayah Terpencil, Terluar, dan Tertinggal (3T). Seperti Pulau Sangihe, Sulawesi Utara; Pulau Lingga, Kepulauan Riau; dan Aesesa Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.*