Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Komnas HAM Diminta Selidiki Aksi di Mako Brimob secara Profesional-Independen

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 11 Mei 2018 11:06 11:06 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 11 Mei 2018 10:57
Bagikan
Maneger Nasution.
Bagikan

Hidayatullah.com– Maneger Nasution, Direktur Pusdikham Uhamka yang juga Komisioner Komnas HAM periode 2012-2017, menyampaikan duka cita yang mendalam kepada korban dan keluarganya dari pihak kepolisian sebagai korban jiwa dalam tugas di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Selasa lalu.

“Semoga mereka husnul khatimah dan keluarga yang ditunggal diberi kesabaran oleh-Nya,” ujar Maneger kepada hidayatullah.com, Kamis (10/05/2018).

“Bahwa kami juga menyampaikan keprihatinan yang sangat atas (kembali) terjadinya bentrok di Mako Brimob. Aksi teror dan kekerasan oleh siapa pun dan dengan alasan apa pun adalah musuh kemanusiaan,” tambahnya.

Baca: TPM Minta Aparat Tak Diskriminatif terhadap Tahanan Terorisme

Menurutnya, bahwa publik mengapresiasi pihak kepolisian negara yang mengklafikasi seputar isu soal keterlibatan ISIS yang berkembang di media sosial, kecepatan kepolisian mengklarifikasi hal itu menenangkan dan meminimalisasi syiar ketakutan publik.

“Publik berharap kepolisian dan pemerintah memberikan informasi yang komprehensif dan berimbang atas peristiwa di Mako Brimob itu. Sebab, dalam kasus ini, publik relatif hanya memperoleh informasi resmi dan tunggal dari kepolisian atau pemerintah saja. Publik sejatinya berhak mendapat informasi yang benar (rights to know),” ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Maneger mengatakan, dipandang penting dan mendesak dilakukan evaluasi dan pengusutan menyeluruh terhadap dugaan adanya kesalahan atau pengabaian SOP yang terjadi di Mako Brimob. “Misalnya, dari mana napi teroris bisa memperoleh senjata tajam untuk menyerang prajurit polisi dan lain-lain,” imbuhnya.

Baca: PAHAM: Perlu Kejelasan Kewenangan Pengelolaan Rutan Mako Brimob

Maneger mendukung pemindahan semua napi dari Mako Brimob. Sejatinya Rutan di Mako Brimob itu hanya untuk tahanan, bukan napi. Napi itu di lapas. “Apalagi prajurit Brimob itu secara organik tidak dibekali untuk mengelola perlapasan. Sebaiknya mereka tidak dibebani penugasan di luar tupoksinya,” ujarnya.

Diketahui, sejumlah napi masih ditahan di Rutan Mako Brimob Depok, termasuk terpidana penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Maneger mengatakan, publik sejatinya tetap tenang. Tidak terpengaruh dengan propoganda ISIS yang mengklaim sebagai yang mengendalikan bentrok di Mako Brimob. Tujuan asli dari semua praktik teror adalah menebar syiar ketertakutan publik. Publik harus melawan propaganda pelaku teror itu, sehingga tujuan mereka menjadi puso.

“Apalagi pihak kepolisian sudah menyatakan tidak benar ISIS tidak berada di balik kasus itu. ISIS itu jamak melakukan propoganda-propoganda seperti itu untuk menteror psikologis agar syiar ketakutan publik meluas dan masif. Oleh karena itu, publik harus melawan propoganda itu, antara lain, dengan tidak men-share berlebihan bahwa ISIS mengendalikan bentrok di Mako Brimob. Semakin di-share, maka tujuan mereka tercapai,” paparnya.

Baca: Muhammadiyah: Polisi Harus Kedepankan Investigasi Penyebab Kerusuhan Mako Brimob dengan Bijak

Bahwa untuk memastikan tidak adanya dugaan pelanggaran HAM dalam peristiwa di Mako Brimob itu, kata dia, sebaiknya Komnas HAM hadir menunaikan mandatnya melakukan pemantauan dan penyelidikan secara profesional dan independen serta mengumumkan hasilnya ke publik secara terbuka.

“Publik berhak mendapat informasi yang benar dan berimbang soal peristiwa di Mako Brimob itu,” imbuhnya.

Ia mengatakan, dalam ingatan publik, sekira tidak keliru, peristiwa seperti ini menjadi perstiwa yang kedua kalinya. Untuk itu, negara sejatinya hadir menjamin dan memastikan serta mencegah bahwa peristiwa yang sama tidak terulang lagi peristiwa ini berulang di masa mendatang.*

Baca: Usai Kerusuhan Mako Brimob, Polri: 155 Napi Dipindahkan ke Nusakambangan

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:depokDirektur Pusdikham UhamkadiskriminasidiskriminatifHAMKelapa Duakerusuhan Mako Brimobkomnas HamMako Brimob DepokManeger Nasutionmantan Komisioner Komnas HAMnapi terorisPelanggaran HAMpolisiRutan Mako Brimobteroristerorisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemuda Malaysia Pilih Kakek Mahathir: Yang Penting Ganti Pemimpin
Tulisan selanjutnya Oemar Mita Ajak Fokus Berbuat untuk Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?