Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

‘(Eks) Dolly Saat Ini Telah Menyelamatkan Nasib Generasi Bangsa’

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 4 September 2018 22:14 10:14 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 4 September 2018 21:31
Bagikan
[Ilustrasi] Sejumlah anak melintas di kampung eks lokalisasi Dolly di Surabaya, Jawa Timur.
Bagikan

Hidayatullah.com– Kawasan eks lokalisasi Dolly dan Jarak di Surabaya, Jawa Timur, selama ini dirasakan sudah kondusif baik secara moral, sosial, maupun ekonomi, dan sebagainya setelah kompleks pelacuran itu ditutup Pemerintah Kota Surabaya bertahun-tahun yang lalu.

Jarak dan Putat Jaya -nama baru bagi Dolly, terang Sekjen Gerakan Umat Islam Bersatu Jawa Timur (GUIB Jatim), M Yunus, sudah menjadi tempat yang baik, nyaman, dan ramah bagi tumbuh kembangnya moralitas dan akhlak masyarakat.

“Khususnya (bagi) anak-anak sebagai penerus bangsa yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang harmonis, toleran, aman, tenteram, tertib, serta kondusif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya di Surabaya kemarin kepada hidayatullah.com.

Baca: Senin Ini Aksi Damai Tolak Upaya Membangkitkan Lokalisasi Dolly

Hal senada diungkapkan Ketua Ikatan Da’i Eks Area Lokalisasi (IDEAL) MUI Provinsi Jawa Timur Hj Mutimmah Faidah.

Ia menerangkan, Pemkot Surabaya dan Pemprov Jatim bersama seluruh elemen masyarakat telah melakukan berbagai upaya pemulihan kondisi mental, spiritual, sosial, dan ekonomi, sehingga “Dolly Saiki” (Dolly saat ini) sangat berbeda dengan Dolly yang lalu.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Dolly yang dulu merupakan kawasan prostitusi dengan dentuman musik yang memekakkan telinga, teriakan oknum yang mabuk alkohol, bau anyir dari ribuan liter sperma yang terbuang setiap saat menjadi pemandangan setiap hari.

Baca: Pemkot Surabaya Digugat, Warga: Penutupan Dolly Harga Mati

‘Dolly Saiki’ sungguh berbeda, suara merdua anak-anak mengaji terdengar di masjid dan mushalla, suara adzan dan shalawat mengalun syahdu mengiringi ketenangan warga.

Warga dapat hidup tenang dan damai. Anak-anak dapat belajar dan bermain dengan nyaman. Orangtua tidak lagi khawatir tumbuh kembang putra-putrinya. ‘Dolly Saiki’ telah menyelamatkan nasib generasi bangsa,” paparnya dalam rilisnya di Surabaya, Senin (04/09/2018).

Di samping itu, perekonomian di kawasan eks Dolly itu sudah mulai menggeliat dan bangkit. Gang sempit yang dulu kumuh dan gersang, berubah menjadi kampung mural “Wisata Penuh Ceria”, dengan warna-warni pesan dan kesan menjadi destinasi wisata Surabaya yang unik untuk dikunjungi.

“Terdapat lebih dari 20 UKM yang telah beroperasi, lebih dari 11 wisma telah dibeli dan disulap menjadi tempat display produk, klub belajar, dan pusat kerajinan,” sebutnya.

Baca: Berbagai Elemen Warga Tolak Lokalisasi Dolly dan Jarak Dibangkitkan

Sementara itu, telah tumbuh Kampung Orumy, Kampung Batik, dan Kampung Samijali. Pun harga tanah melambung tinggi, sebagain pemuda Dolly diangkat menjadi Pegawai Daerah.

Semua itu, jelasnya, merupakan wujud intervensi pemerintah untuk memulihkan kehidupan dan perekonomian warga setempat.

Lokalisasi Dolly dan Jarak telah ditutup pemerintah setempat pada sekitar pertengahan Juni 2014 silam. Maka, ketika baru-baru ini segelintir orang melakukan gugatan terhadap kebijakan penutupan tersebut, dinilai pantas tatkala warga setempat bersama berbagai elemen masyarakat dan ormas Islam menolak gugatan tersebut. Warga juga menolak dibangkitkannya kembali lokalisasi Dolly.

Baca: GUIB Jatim: Penggugat Penutupan Dolly Bikin Ricuh

Putusan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya yang menolak gugatan tersebut pun, Senin (03/09/2018), disambut baik oleh warga dan berbagai elemen masyarakat serta ormas Islam.

“Kami memberikan dukungan penuh kepada pemerintah (baik Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun Pemerintah Kota Surabaya) untuk tetap istiqamah tidak terpengaruh oleh tekanan oknum apapun dalam menutup Dolly dan lokalisasi lainnya. Lokalisasi telah mati, berbagai upaya untuk menghidupkan kembali harus ditolak,” tegas Mutimmah Faidah.*

Baca: PN Surabaya Tolak Gugatan Terhadap Penutupan Lokalisasi Dolly

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dollyDolly dihidupkanDolly ditutupeks lokalisasiGUIB JatimIDEAL MUI JatimIkatan Dai LokalisasiJaraklokalisasilokalisasi Dollylokalisasi JarakpelacuranPemkot SurabayaSurabayaWali Kota Surabayawarga Dollywarga Jarak
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Moldova Berunjuk Rasa Menuntut Reunifikasi dengan Rumania
Tulisan selanjutnya Pemerintah Diimbau Lanjutkan Pemberdayaan-Percepatan Ekonomi Eks Dolly

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?