Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

RS Indonesia di Gaza Masuki Tahap Realisasi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Juli 2010 19:32
Bagikan
Bagikan


Hidayatullah.com —
Setelah cukup lama menunggu, akhirnya rencana pendirian RS Indonesia di Gaza Palestina semakin menemui titik terang. Upaya-upaya keras yang dilakukan oleh Tim MER-C ini sudah sampai tahap realisasi.

Kamis pekan lalu (15/07) Tim MER-C berhasil menembus Gaza melalui perbatasan Rafah di Mesir. Rombongan dari Indonesia tersebut terdiri dari 6 MER-C relawan dan 4 jurnalis.

Ketua Tim MER-C dr. Joserizal Jurnalis, SpOT, mengatakan dalam kunjungannya tersebut, pihaknya telah berhasil melakukan beberapa pertemuan dengan pejabat dan berbagai pihak di Gaza, termasuk PM Palestina Ismail Haniya.

“Semua menyatakan dukungan penuh mereka terhadap program RS Indonesia di Gaza. Dua relawan telah kembali ke tanah air, sementara tiga relawan lainnya sudah siap bertugas di Gaza sampai pembangunan RS Indonesia ini selesai,” kata Joserizal ketika berbicara dalam Press Confrence di Kantor MER-C, Jl. Kramat Raya Senen Jakarta Pusat, Senin (26/07).

Adapaun keenam relawan MER-C tersebut adalah dr. Joserizal Jurnalis, SpOT (Ketua Tim), Ir. Faried Thalib, Dr. Arief Rachman, Ir. M. Baagil, Ir. Nur Ikhwan Abadi, dan Abdillah Onim.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Tiga nama terakhir, Nur Ikhwan Abadi, Arief Rahman, dan Abdillah Onim, masih tinggal di Gaza sampai RS. Indonesia selesai dibangun.

Joserizal menjelaskan, ide pembangunan RS Indonesia tercetus lebih dari satu tahun lalu dengan penandatangan MOU antara Tim MER-C mewakili rakyat Indonesia dengan Menteri Kesehatan Palestina di Gaza, dr. Bassim Naim.

PM Palestina Ismail Haniya pun menyatakan dukungannya dan memberikan sebidang tanah waqaf yang berlokasi di Bayt Lahiya, Gaza Utara. Pemerintah Indonesia pun concern dalam memantau proyek ini.

Dukungan pemerintah ditandai dengan pernyataan Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, pada saat pertemuannya dengan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas di Istana Negara pada hari Sabtu, 29 Mei 2010 yang menyatakan bahwa Pemerintah Indonesia akan membantu Rp 20 milyar untuk Pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Gaza.

“Sekarang di MER-C sudah ada dana 13 milyar dari masyarakat, murni dari rakyat Indonesia. Tidak ada dana asing. Dengan adanya tambahan dana 20 milyar dari pemerintah, proyek berdirinya RS Indonesia akan semakin nyata,” jelas Joserizal ketika berbicara dalam Press Confrence di Kantor MER-C, Jl. Kramat Raya Senen Jakarta Pusat, Senin (26/07).

Dalam kunjungannya bulan lalu, Ketua DPR RI dan rombongan juga berhasil berkunjung ke Gaza dan melakukan prosesi peletakan batu pertama pembangunan RS Indonesia di Bayt Lahiya.

Selama berada di Gaza sejak 15 Juli 2010 lalu, selain kepada PM Palestina, Tim MER-C juga telah melakukan pertemuan dan koordinasi dengan Menteri Kesehatan Palestina di Gaza dr. Bassim Naim, Dirjen Kerumahsakitan Kementrian Kesehatan dr. Mohammad Alkasyaf, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Dr. Yousef Muhammad Elmansi, Kepala Departemen Teknik RS Asy Syifa, Fakultas Teknik Sipil Universitas Gaza, Subkontraktor di Gaza serta sejumlah lembaga.

Tim juga segera melakukan pengecekan langsung ke lokasi tanah waqaf di Bayt Lahiya dan melakukan soil investigation yang dibantu oleh Fakultas Teknik Sipil di Gaza untuk mengukur dan menilai kontur tanah.

Dari hasil pertemuan-pertemuan tersebut, rancang bangun RS Indonesia akan membutuhkan beberapa penyesuaian, yaitu ruang bawah tanah (basement) dan struktur pondasi untuk 4 lantai.

Penyesuaian ini, lanjut Joserizal, akan membuat perkiraan biaya pembangunan bisa menjadi 2 kali lipat. Kabar yang menggembirakan adalah tersedianya sejumlah bahan bangunan sehingga diharapkan pembangunan Rumah Sakit ini bisa segera dimulai.

“Alhamdulillah, bahan-bahan bangunan seperti semen dan besi pancang sudah tersedia. Itu semua didrop lewat terowongan bawah tanah,” papar Joserizal.

Untuk melaporkan progress awal pembangunan RS Indonesia di Gaza, Tim MER-C sudah mengajukan permohonan audiensi kepada Presiden RI dan Ketua DPR RI.  Sebelumnya, dua relawan MER-C yang sudah keluar dari Gaza, dr. Joserizal Jurnalis, SpOT dan Ir. Faried Thalib, juga sudah menemui Dubes RI untuk Mesir, AM. Fachir, guna melaporkan perkembangan yang terjadi di dalam Gaza dan mengusulkan beberapa hal dalam rangka mempermudah aliran masuk bantuan dan tenaga relawan dari Indonesia menuju Gaza.

Di samping itu, MER-C juga akan terus ikut mengkampanyekan pembukaan blokade atas Gaza. Bersama sejumlah negara dan lembaga, insya Allah pada bulan Oktober 2010 nanti MER-C, VoP (Voice of Palestine), lembaga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Indonesia untuk Palestina dan elemen bangsa Indonesia lainnya, akan berpartisipasi mengirimkan satu kapal buatan nusantara, yakni “Kapal Phinisi” untuk turut berlayar menembus blokade Gaza melalui Jalur Laut. [ain/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Taiwan Mulai “Melirik” Pasar Halal
Tulisan selanjutnya Israel Dan AS Sepakat Tingkatkan Perisai Misil “Arrow”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?