Hidayatullah.com—Kasus tabrak lari warga Zionis terhadap anak Palestina dinilai hanya satu dari ratusan kasus yang sering terjadi. Direktur Lembaga Solidaritas untuk Palestina di Barat London, Saleem Alim, mengatakan, aksi warga Zionis dengan sengaja menabrak tiga anak Palestina pada hari Jum’at, 8 Oktober di kawasan Silwan, Al-Quds (Yerusalem) yang dijajah, beberapa waktu lalu hanyalah satu kasus yang diabadikan.
Menurutnya, pasukan penjajah Israel selama ini selalu berperilaku kejam terhadap warga Palestina.
“Warga Palestina setiap harinya terancam tindak kekerasan yang dilakukan orang-orang Israel, khususnya warga permukiman Zionis,” ujar Alim saat menanggapi publikasi foto insiden aksi penabrakan tiga anak Palestina beberapa waktu lalu.
Menurutnya, foto-foto tersebut hanya satu contoh dari ratusan kekejaman orang-orang Israel terhadap warga Palestina dan hal ini menunjukkan betapa besar penderitaan bangsa Palestina.
“Orang-orang Zionis sama sekali tidak menganggap nyawa warga Palestina berharga dan di setiap kesempatan mereka melancarkan aksi-aksi rasisme terhadap warga Palestina,” ujar direktur salah satu lembaga yang berbasis di barat London itu.
“Media-media seperti internet membantu menunjukkan perilaku kejam kaum penjajah Israel itu kepada jutaan orang di dunia,” tambahnya.
Menurutnya, setidaknya hal ini menyadarkan opini umum dunia tentang perilaku ilegal orang-orang Zionis dan semakin lama akan kian meningkatkan kebencian terhadap rezim Zionis Israel.
Sebagaimana diketahui, hari Jumat lalu, seorang warga Zionis secara sengaja menabrak tiga orang anak Palestina yang sedang dalam perjalanan pulang usai menunaikan shalat Jum’at. Warga Zionis itu kemudian langsung meninggalkan lokasi. Dalam insiden tersebut tiga warga Palestina cedera. [irb/cha/hidayatullah.com]