Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Barang Masuk Gaza Bayar Upeti ke Israel

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 6 Januari 2011 21:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menurut kabel diplomatik AS yang dibocorkan WikiLeaks, Israel melakukan pungli atas kargo-kargo yang masuk ke wilayah jalur Gaza.

Hari Kamis (5/1) koran Norwegia Aftenposten menampilkan kabel diplomatik tertanggal 14 Juni 2006 yang menyebutkan perusahaan-perusahaan besar Amerika Serikat memberitahukan para diplomat AS bahwa mereka dipaksa membayar uang sogokan untuk bisa memasukkan barang ke Jalur Gaza.

Dokumen itu mengutip distributor Coca-Cola setempat yang mengatakan dimintai uang lebih dari USD 3.000 agar muatan sebanyak satu truk bisa masuk lewat pintu perlintasan Karni. Dikatakan bahwa pejabat tinggi di perbatasan memimpin jaringan korupsi di sana.

“Korupsi meluas di lingkungan manajemen Karni dan melibatkan perusahaan-perusahaan logistik yang bekerja sebagai perantara bagi pihak militer dan pejabat sipil di terminal,\” bunyi dokumen tersebut.

Pejabat Coca-Cola setempat yang dimaksud adalah Joe Hartman dari distributor di Tepi Barat. Perusahaan tersebut, sebagaimana ditulis AP (6/1), tidak menjawab telepon untuk dimintai komentarnya.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Perusahaan AS lain yang juga mengeluhkan permintaan suap Israel antara lain Proctor & Gamble, Caterpilar, Philip Morris, Westinghouse, Hewlett-Packard, Motorola, Aramex dan Dell. Tidak jelas perusahaan apa saja yang telah membayar uang suap tersebut, namun dalam dokumen dikatakan pejabat Caterpilar menolak membayar.

Praktik dugaan korupsi itu terjadi satu tahun sebelum Hamas memerintah di Gaza dan Israel memberlakukan blokade ekonomi atas wilayah pesisir itu. Tidak jelas apakah praktek lorup itu masih terjadi saat ini.

Kepada diplomat AS Hartman mengatakan bahwa biaya suap semakin naik setelah penutupan perbatasan diperluas.

Pihak kedutaan AS dan juga Israel tidak ada yang memberikan komentar terkait hal tersebut.[di/ap/hidayatullah.com]

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Peningkatan Jumlah Produk Bersertifikat Halal Sebesar 100 Persen
Tulisan selanjutnya 2030 Di China 3,5 Juta/Tahun Tewas Akibat Rokok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mahfud MD Dukung Rekomendasi MUI, Sebut Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Diatur UU

Berita
27 Juli 2026 12:00
Ahmad Muzani: Persatuan Umat Islam Jadi Kunci Menghadapi Tantangan Bangsa
Pakar Hukum Tata Negara UGM Soroti Lemahnya Sistem Peradilan, MUI Didorong Keluarkan Fatwa Haram Intervensi Politik
Jadi Kepala Biro Politik, Khalil Al-Hayya Umumkan 6 Prioritas Hamas
PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran

Terbaru

  • Pemerintah Optimistis Ekonomi Syariah Jadi Motor Pertumbuhan Nasional
  • ‘Israel’ Izinkan Pasukan Internasional Masuk Gaza, Akankah Penderitaan Warga Palestina Berkurang?
  • Adiwarman Karim Ingatkan Pertumbuhan Ekonomi Harus Mensejahterakan Semua Kelompok Masyarakat
  • Jusuf Kalla Indonesia Harus Ambil Peran Lebih Besar dalam Perdamaian Timur Tengah
  • Mahfud MD Dukung Rekomendasi MUI, Sebut Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Diatur UU
  • Bakar Dua Masjid, Gerombolan Pemukim Ilegal Yahudi Picu Kerusuhan di Tepi Barat
  • Mahfud MD: Aturan Pidana Terkait LGBT Bisa Diterapkan Jika Ada Kesepakatan Nasional
  • KH. Naspi Arsyad: Pemuda Jangan Terjebak Zona Nyaman
  • Hanifuddin Chaniago: Program Kerja Harus Menjadi Gerakan Nyata Pemuda Hidayatullah
  • Deputi Kemenpora Buka Rakerwil Pemuda Hidayatullah DKI Jakarta: Jadilah Penggerak Bangsa Menuju Indonesia Emas

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?