Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

3000 Tahanan Palestina Lakukan Mogok Makan

Insan Kamil
Terakhir diupdate:
Insan Kamil
Dipublikasikan 25 Februari 2013 08:07
Bagikan
Foto Arafat Jaradat diperlihatkan oleh keluarganya.
Bagikan

Hidayatullah.com–Sekitar 3.000 warga Palestina yang mendekam di penjara Zionis Israel  mogok makan sehari pada Minggu (24/2/2013) untuk memrotes kematian seorang rekan mereka.

“Sekitar 3.000 tahanan mengumumkan bahwa mereka menolak makan,” kata juru bicara Badan Kepenjaraan Israel Sivan Wizman kepada AFP. “Tidak makan satu hari tiga kali makan.”

Arafat Jaradat, 30 tahun, ayah dua anak dari desa Sair dekat Al Khalil (Hebron) Tepi Barat bagian selatan, meninggal secara mendadak Sabtu (23/2/2013) di satu penjara Israel. Pihak penjara menyebut penyebab kematiannya adalah penyakit jantung.

Para pemrotes di desa kediamannya dan di beberapa bagian dari kota Al Khalil Ahad melemparkan batu-batu ke pasukan keamanan Israel, yang membalasnya dengan menembakkan gas air mata dan granat kejut, kata para saksi mata. Tidak ada laporan mengenai korban cedera.

Perhimpunan Para Tahanan Palestina mengatakan, jumlah tahanan yang melakukan mogok makan secara terbuka dalam waktu cukup lama, meningkat dari empat menjadi 11 orang.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Kematian Jaradat terjadi sehari setelah hampir 100 warga Palestina cedera dalam bentrokan dengan pasukan keamanan Israel dalam demonstrasi di Tepi Barat menuntut pembebasan para pemogok makan.

Pernyataan dari kantor Perdana Menteri Palestina Salam Fayyed Sabtu mengatakan, “Sangat sedih dan terkejut atas meninggalnya Arafat Jaradat di penjara penjajah Israel itu.”

Para penguasa Hamas di Jalur Gaza mengatakan, tahanan itu meninggal karena “kondisi yang tidak manusiawi di penjara-penjara Israel.”

Badan intelijen dalam negeri Israel, Shin Bet, mengatakan, Jaradat ditahan  karena keterlibatannya dalam insiden pelemparan batu November 2012 yang mencederai seorang tentara Israel.

“Setelah makan siang, ketika ia beristrahat di penjara Megindo, Arafat Jaradat sakit. Para dokter dipanggil untuk mengobat dia, tetapi tidak dapat menyelamatkan nyawanya,” tambahnya, dilansir Antara.

Polisi Israel kini sedang menyelidiki kematian Jaradat itu.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Tentara Bashar Sembelih Anak-anak Kami, Memperkosa Semua Wanita dan Menembaki Penduduk
Tulisan selanjutnya Afghanistan Ingin Semua Pasukan Khusus Amerika Diusir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali

Berita
20 Oktober 2026 21:55
Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

Terbaru

  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?