Hidayatullah.com–Otoritas Penjajah Israel hari Senin menggusur sebagian Pemakaman para syuhada di dekat tembok Kota Tua, Jerusalem Timur sebelum dihentikan oleh penduduk setempat.
Menurut Mustafa Abu Zahra, ketua NGO setempat yang mengkhususkan diri melindungi situs pemakaman Muslim kota itu, sebuah buldoser Israel muncul di area tersebut hari Senin pagi dan menghancurkan bagian dari pemakaman Muslim.
“Buldoser telah menggusur sejauh 10 meter ke dalam pemakaman sebelum penduduk setempat turun tangan untuk menghentikan itu,” Abu Zahra mengatakan pada Anadolu Agency hari Senin, 11 September 2017.
Baca: Israel Halangi Pemakaman Warga Palestina di Kuburan Islam
Menurut para aktivis, di Pemakaman Syuhada di Jerusalem terdapat 400 kuburan Muslim yang gugur dalam Perang Arab-Israel 1967, yang berakhir dengan penjajahan Israel atas Tepi Barat, Jerusalem Timur dan Jalur Gaza, Palestina.
“Tempat ini dirancang sebagai sebuah pemakaman oleh dewan lokal Jerusalem sebelum penjajahan atas kota itu terjadi pada 1967,” Abu Zahra mengatakan.
Saat ini, dia menambahkan, otoritas penjajah Israel berencana mengubah pemakaman itu menjadi sebuah taman bagi Yahudi Israel.
Abu Zahra mengatakan NGO nya berencana mengirim keluhan pada sistem pengadilan Israel terkait keputusan mengubah pemakaman Muslim menjadi taman.
Israel menjajah Jerusalem Timur dan Palestina pada 1967, kemudian mencaplok seluruh kota itu pada 1980, mengklaim kota Palestina itu sebagai “ibu kota abadi” baru negara Yahudi.*