Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Ribuan Pemukim Ilegal ‘Israel’ Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsha

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Juli 2018 06:16 6:16 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Juli 2018 06:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ribuan pemukim ‘Israel’ menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsha di Yerusalem Timur untuk memperingati penghancuran kuil-kuil Yahudi. Momen berkabung bagi warga Yahudi itu dikenal di ‘Israel’ dengan sebutan Tisha B’av.

Sumber-sumber Palestina mengatakan, sekitar 1.023 pemukim memasuki kompleks suci itu pada hari Ahad. Mereka di bawah perlindungan polisi penjajah ‘Israel’ secara ketat.

Kompleks Al-Aqsha, yang mencakup Dome of the Rock (Kubatus Shahrah) dan Masjid Al-Aqsha, merupakan situs suci bagi umat Islam.

Yehuda Glick, anggota Knesset (Parlemen) ‘Israel’ dari kubu sayap kanan yang berkampanye untuk akses Yahudi ke Masjid Al-Aqsha, juga terlihat di kompleks suci tersebut.

Baca: 1000 Ekstrimis Yahudi Masuki Komplek Masjid al-Aqsha

Firas al-Dibis, seorang pejabat Otoritas Wakaf Keagamaan di Yerusalem yang dikelola Yordania,  mengatakan kepada Anadolu bahwa polisi ‘Israel’ menyerbu kompleks suci sebelum massa pemukim tiba.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Menurut Al-Dibis, pasukan ‘Israel’ menolak akses untuk Najeh Bakirat, seorang sarjana di Otoritas Wakaf. Pasukan ‘Israel’ mengizinkan jamaah Muslim berada dalam Masjid Al-Aqsha setelah merebut ID (tanda pengenal) mereka.

Media lokal, Shebab News, melaporkan, seorang bocah Palestina ditangkap setelah mengibarkan bendera Palestina di kompleks suci itu.

“Tentara ‘Israel’ bergegas untuk menangkap bocah Palestina hanya karena menaikkan bendera Palestina di halaman Masjid Al-Aqsha,” tulis media tersebut.

“Ini adalah definisi paling jelas dari kolonialisme, di mana ‘Israel’ mencoba untuk menghilangkan identitas budaya dan agama dari orang-orang Palestina.”

Baca: Ribuan Warga Yahudi Kotori Halaman Al-Buraq

Koresponden Aljazeera, Mohammed Jamjoom menambahkan, ketegangan di kompleks suci itu mulai memanas dan berpotensi berubah menjadi lebih buruk.

“Para jamaah Muslim Palestina menganggap ini selalu sebagai provokasi,” kata Jamjoom, yang dilansir Senin (23/7/2018).

“Ini bukan hal baru bahwa ada flare-up terjadi di kawasan itu,” ujarnya. “Tetapi pada hari-hari seperti hari ini-hari libur untuk memperingati banyak bencana dalam sejarah Yahudi-Anda akan melihat lebih banyak pemukim yang ingin mengakses kompleks itu.”

Pada Sabtu malam, ratusan pemukim mengorganisir pawai di dalam tembok Kota Tua dan di gerbang kompleks Al-Aqsha. Mereka berdoa, menari dan meneriakkan slogan anti-Arab dan anti-Muslim.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Baitul MaqdisDome of the RockisraelkuilMasjid Al Aqshapemukim ilegalQubatus ShahrahTisha B'avyahudiYerusalem timur
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sejarawan Menyebut “UU Negara Bangsa” ’Israel’ Rasis
Tulisan selanjutnya Didukung BAZNAS, AILA Luncurkan Buku “Delusi Kesetaraan Gender”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Berita
28 Agustus 2026 09:20
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?