Hidayatullah.com — Komite Masjid Al-Aqsha dan Yerusalem di Dewan Legislatif Palestina menyebut otoritas pendudukan Yahudi ‘Israel’ membangun kuburan palsu di sekitar Masjid Al-Aqsha, Quds Press melaporkan (08/11/2022).
Menurut ketua Komite, Ahmad Abu Halabiyeh, ini adalah upaya untuk memalsukan “bukti” untuk “membuktikan” kehadiran sejarah Yahudi di kota suci Palestina, Arab dan Islam.
“Baru-baru ini, pendudukan Israel telah membangun ratusan makam untuk membuktikan bahwa keberadaan Yahudi sudah ada sejak ratusan tahun lalu,” jelasnya.
Yahudi ‘Israel’ telah membangun 300 kuburan palsu di Jabal Al-Zaytoun, timur Masjid Al-Aqsha, katanya, dan 200 lainnya di Wadi Al Hilwa di Silwan, selatan masjid. Serta ratusan lainnya di berbagai wilayah di Yerusalem yang diduduki, terutama di Kota Tua.
Abu Halabiyeh menunjukkan bahwa ‘Israel’ membangun makam-makam ini selama dua tahun terakhir. Satu daerah, katanya, bahkan disebut “Pemakaman Yahudi”.
“Ini jelas merupakan distorsi sejarah, sekaligus bukti bahwa Israel adalah penyusup,” tambah Abu Halabiyeh. Membangun makam tanpa kerangka manusia di dalamnya, tegasnya, memperkuat proyek pemukiman dan melayani kepentingan pendudukan.
Agresi ‘Israel’ terhadap dan di dalam Masjid Al-Aqsa terjadi setiap hari, ia menyimpulkan.*