Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Warga Gaza Baca Al-Qur’an sebagai ‘Obat Bius’ saat Dioperasi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 Maret 2019 06:23 6:23 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Maret 2019 06:24
Bagikan
Pejuang Gaza, Anas Abu Mush’ab al-Yajizy (kiri), di Masjid Quba, Tangerang, Jumat (08/03/2019).
Bagikan

Hidayatullah.com– Seperti tiada pernah surut dari kabar memprihatinkan, kota Gaza, di Palestina, hingga saat ini masih dalam blokade Zionis Yahudi.

Upaya menyengsarakan penduduk Gaza tersebut mulai diberlakukan oleh Zionis Yahudi setidaknya sejak tahun 1990-an.

Pada 2007, upaya tersebut makin intensif. Zionis Yahudi kemudian memberlakukan blokade laut, darat, dan udara yang membuat pasokan air, listrik, makanan, dan obat-obatan bagi penduduk Gaza amat sukar diperoleh.

Anas Abu Mush’ab al-Yajizy, pejuang Gaza yang merasakan betul dampak blokade tersebut menceritakan apa yang dia alami.

Saking sulitnya mendapat pasokan air, warga Gaza mesti memilih antara memanfaatkannya untuk mandi atau untuk minum.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

“Padahal mestinya sangat mudah bagi mereka (warga Gaza) untuk mendapatkan air. Bisa dari hasil penyulingan air pantai atau dari bukit-bukit,” tutur Anas kepada INA.

“Namun ketika dalam blokade, sumber-sumber air itu dikuasai Zionis. Untuk mandi menjadi susah. Karena jika mereka mandi, mereka tidak mendapat persediaan air untuk minum,” lanjutnya di hadapan jamaah Masjid Quba, Tangerang, usai shalat Jumat (08/03/2019).

Baca: [Berita Foto] Tiga Ribu Penghafal Al-Quran Gaza Pawai Selamatkan Aqsha

Sementara untuk pasokan listrik, warga Gaza hanya bisa memanfaatkannya antara sehabis shalat zhuhur hingga ashar.

Selepas itu, aliran listrik disetop bahkan hingga malam hari.

Minimnya aliran listrik ini juga berdampak pada pelayanan fasilitas publik seperti rumah sakit—fasilitas yang sangat dibutuhkan penduduk Gaza di tengah banyaknya korban luka dan jiwa yang terus berjatuhan.

Selain listrik, suplai medis juga sangat minim. Saking minimnya, warga sampai berinisiatif mencari suplai alternatif guna mengobati luka-luka para korban serangan Zionis Yahudi.

“Karena tidak ada kain kasa, mereka menggunakan kain yang ada di rumah. Setelah dipakai bekas darah dan nanah, kain itu kemudian dicuci, dijemur dan dipakai lagi,” kata pemuda Gaza yang telah kehilangan kaki kanannya itu.

Anas juga tidak dapat membayangkan rasa sakit yang dialami para korban luka di Gaza ketika masuk ke ruang operasi.

Baca: Anak-anak TK Bintang al-Quran Jalan-jalan ke Pantai Gaza!

Mereka mesti merasakan betul tajamnya jarum dan pisau bedah ketika menembus kulit dikarenakan tidak memiliki stok obat bius. Atau ketika tim medis mengeluarkan peluru yang bersarang di tubuh mereka tanpa diawali suntikan penawar rasa sakit itu.

Namun, Anas meyakini, para penduduk Gaza memiliki stok ‘obat bius’ yang selalu terjaga dan tak mampu diblokade oleh Zionis Yahudi.

“Ketika mereka merasakan sakit, menenangkannya adalah dengan membaca al-Qur’an. Itulah mengapa kita sering melihat video mereka membaca al-Qur’an ketika dioperasi tanpa obat bius,” ucap Anas.

Menurutnya, itu adalah tradisi dan pendidikan yang ditanamkan secara turun-temurun oleh sesama penduduk Gaza. Yakni menjadikan al-Qur’an sebagai obat atas segala rasa sakit yang mereka alami.

Sebagaimana diketahui, Zionis Yahudi menduduki Palestina sejak menang Perang Arab tahun 1967. Sejak saat itu, Zionis Yahudi mengontrol kehidupan 3,5 juta warga Palestina di Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Jerusalem timur. Selama sekitar 52 tahun pendudukan, hampir tak terhitung jumlah korban tewas. Gaza terletak di pantai timur Laut Tengah.* INA

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al Qur’angazaobat biuspalestinapejuang GazaZionis-yahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Utusan Amerika Minta Akses ke Xinjiang, Bilang China Kobarkan Perang Melawan Agama
Tulisan selanjutnya Wakil Ketua DPRD DKI Dukung Anies Lepas Saham Bir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?