Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Wawancara

Habib Rizieq: Saya Sudah Tiga Kali Ditangkap…

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Mei 2017 17:46 5:46 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Mei 2017 17:39
Bagikan
[File] Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab di kediamannya di Petamburan, Jakarta.
Bagikan

PASCA palu vonis hukuman 2 tahun penjara atas terdakwa penista agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, diketuk Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa, 9 Mei 2017, upaya diduga kriminalisasi terhadap Habib Muhammad Rizieq Shihab kembali mencuat.

Terhangat, terkait isu obrolan bermuatan porno antara diduga seorang wanita yang disebut-sebut sebagai Firza Husein, dan dikait-kaitkan dengan Habib Rizieq.

Penyidik Polda Metro Jaya kabarnya akan fokus mencari Habib Rizieq di Indonesia, setelah diterbitkan surat perintah membawanya karena tidak memenuhi dua kali panggilan sebagai saksi.

Baca: Pengacara Desak Kepolisian tak Lagi Paksa Firza Husein Akui Punya Hubungan dengan HRS

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu, hingga tulisan ini dimuat, Selasa (16/05/2017), sedang berada di luar negeri. Sejumlah tudingan muncul bahwa Ketua Dewan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI itu tidak berani ke Indonesia karena takut dipenjara.

Padahal, dalam banyak kesempatan, Habib Rizieq menegaskan, ia, keluarganya, dan FPI sudah biasa menghadapi situasi “kriminalisasi” seperti itu.

Baca Juga

Pengamat Politik Internasional UI Sofwan Al-Banna Menampik Adanya Hubungan Kuat Hamas dengan Syiah
Kisah Hafizh Belajar Menghafal Qur’an: “Pahitnya” Bambu, Manisnya Pisang Goreng [2]
Kisah Hafizh Belajar Menghafal: Al-Qur’an Dieja Pakai Bahasa Latin [1]
Sinyo Egie, Pendiri Peduli Sahabat:  Pelaku LGBT Harus Punya Niat dan Keinginan Sembuh
Kisah Ustadz Hasan Ibrahim Bergabung Hidayatullah: Masuk Hutan, Batalkan Kuliah Madinah

“Kita enggak kaget lagi,” ujarnya dalam wawancara khusus dengan hidayatullah.com di kediamannya di Markaz Syariah DPP FPI, Petamburan, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Demikian sebagian cuplikan wawancara yang berlangsung penuh semangat itu!*

Sebenarnya, Habib Rizieq mengaku sudah enggan diwawancarai oleh wartawan dari media manapun. Sebab ia mengaku sudah “membuang diri” dari dunia media. Wawancara itu berlangsung saat isu terkait chating Firza mulai bergelindang.

Anda menghindari media karena pemberitaan yang miring atau bagaimana?

Ya pemberitaan enggak ada yang bener, kan, ente (Anda) tahu sendiri bagaimana media-media mainstream enggak ada yang bener.

Terkait situasi terbaru, berbagai tuduhan terus mendera Anda hingga berurusan dengan aparat keamanan. Bagaimana Anda menyiapkan mental keluarga menghadapinya?

Yang penting kita di dalam keluarga itu, kita jaga, didik istri dan anak-anak kita, untuk taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Itu dulu nomor satu. Manakala istri dan anak-anak sudah taat kepada Allah dan Rasul-Nya, maka dia akan punya kesiapan mental untuk menghadapi segala tantangan.

Sehingga begitu dapat badai tantangan, ancaman, rintangan, itu tidak akan mengganggu daripada tsabat, yaitu kekuatan yang dimiliki oleh kita punya keluarga.

Makanya sebelum kita dakwah keluar, keluarga dulu nih dikuatin. Selama ini kita berupaya untuk seperti itu. Sehingga begitu ada badai begini-begitu, kita enggak kaget lagi.

Baca: Habib Rizieq: Kemenangan Sejati adalah Istiqamah di Jalan Allah

Habib Rizieq kemudian menegaskan, ia dan keluarganya, serta FPI, sudah seringkali mengalami berbagai tuduhan, tudingan, dan tekanan lainnya…

Bukan baru pertama kali ini ana (saya) punya keluarga lihat badai semacam ini. Ane udah pernah tiga kali ditangkap, kemudian dua kali ngikutin sidang selama berbulan-bulan. Kita udah alami itu semua.

Apalagi yang namanya cercaan, FPI udah 18 tahun dicaci-maki terus. Bukan baru sekarang FPI dicaci-maki, dari awal berdiri juga udah dicaci-maki.

Justru sekarang ini posisi FPI ana lihat sangat bagus, banyak yang belain. Sebelumnya dicaci-maki enggak ada yang belain. Kalau sekarang enak, FPI-nya diam, yang ngebelain udah banyak (terkekeh. Red).

Itu berkat persatuan dan kebersamaan. Jadi ana pikir, lebih ringan sebetulnya rintangan-rintangan yang ada pada saat seperti ini. Jadi saat umat Islam sudah bersatu, umat Islam udah bersama, sebetulnya tantangan-tantangan menjadi ringan.

Justru tantangan itu menjadi berat kalau umat Islamnya pecah, umatnya Islamnya enggak peduli, wah itu sangat berat sekali.

Kalau sekarang ana lihat enggak. Umat Islamnya bersatu, semua komponen bersatu. Warga NU, warga Muhammadiyah juga bersatu. Dimana-mana, luar biasa. Nah, itu membawa keberkahan.

Baca: Kriminalisasi Ulama Salaf

Keberkahannya dimana?

Sebanyak apapun tantangan dan rintangan, itu terasa ringan dengan kebersamaan. Makanya, kan, Nabi mengatakan, wajib atas kamu berjamaah, bersatu, bersaudara. Kenapa? Karena sesungguhnya pertolongan Allah itu ada pada kebersamaan.

Jadi kalau kita bersatu, bersama, bukan hanya modal kekuatan, tapi lebih daripada itu, itu modal pertolongan Allah. Walaupun kita kuat, kalau Allah enggak tolong, buat apa?!

Dalam berbagai Aksi Bela Islam selama ini, Anda begitu kuat memimpin dan berorasi, berjam-jam lamanya. Apa sih resepnya?

Enggak, ana sama sama ente, siapa bilang kuat. Ana kena angin masuk angin, kena cabe sakit perut. Kena gas air mata ya nangis juga, perih. Sama (dengan yang lain).

Tapi, pada Aksi 411, Anda kuat mengomando massa hingga malam hari…

Hadza min fadli rabbi. Ini semua karunia Allah. Biasanya orang kalau punya semangat, itu tantangan itu bisa diatasi tanpa dia sadari. Ana kasih contoh, orang enggak bisa lompat tembok 1 meter, tapi saat dia lagi diudak-udak (dikejar-kejar) orang, udak-udak anjing, kadang-kadang tembok 2 meter dilompati.

Saat adrenalinnya naik itu, tenaganya bisa melebihi daripada biasanya. Kenapa? Karena ada semangat atau keinginan, baik dalam hal yang baik pun dalam hal yang buruk.

Dalam hal yang baik, kalau kita punya semangat bela Islam, bela agama, hilang itu lelah. Lelah, cape, sakit, hilang semuanya.

Yang penting kita semangat, pokoknya bela Allah, bela Rasul, bela Islam, cape ente (Anda) hilang.* Ahmad Damanik, SKR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aksi 411aksi bela IslamFirza HuseinfitnahFront Pembela IslamGNPF-MUIHabib Rizieq ShihabHRSImam Besar FPIkepolisianKetua Dewan Pembina GNPF MUIkriminalisasi Habib Rizieqkriminalisasi ulamapenangkapanpenyidikanPolda Metro Jayatuduhan makar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saat Ramadhan, Pengemis ini Raup Rp 8 Juta Sepekan
Tulisan selanjutnya JPU Kasus Ahok Banding, Pakar Hukum: Ini Logika Hukum Macam Apa?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Wawancara

Pakar Anti Feminisme Dr Norsaleha Mohd Salleh: Liberalisme dan Feminisme Itu Satu Paket

24 Juli 2021 17:03
baitul maqdis
Wawancara

Dr. Khalid el-Awaisi: “Kini Banyak Orang Islam Berhati Zionis”

11 Juni 2021 09:55
Masjid Al-Aqsha
Wawancara

Akademisi Gaza: “Dihujani Berton-ton Bom, Kami akan Tetap Bersandar pada Allah untuk Perjuangkan Masjid Al-Aqsha”

22 Mei 2021 10:45
Wawancara

Ahmad Sarwat: Salafi Termasuk Ahlus-Sunnah wal-Jama’ah

15 April 2021 11:06
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?