Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Feature

Warga Jakarta pun Dibohongi Pakai Janji Palsu…

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 November 2016 07:17 7:17 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 November 2016 07:00
Bagikan
Panggung acara Parade Bhinneka Tunggal Ika di Patung Kuda dekat Monas, Jakarta, Sabtu (19/11/2016).
Bagikan

PUTRA kecewa. Niatnya menonton konser Iwan Fals dan Slank tak tercapai. Ia malah menonton tari-tarian dan musik daerah. Kenapa? Rupanya konser tersebut itu hanyalah janji palsu yang diterimanya.

“Saya dijanjikan nonton OI dan Slank tapi adanya cuma begitu. Cuma muter-muter aja,” ujar pria 24 tahun ini di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Sabtu (19/11/2016).

Muter-muter yang dimaksud adalah kegiatan long march yang dilakukan sebagian peserta Parade Bhinneka Tunggal Ika. Parade ini berlangsung di kawasan Patung Kuda.

Mereka long march dari kawasan Patung Kuda ke kawasan Gambir dan sekitarnya, lalu balik ke titik semula. Sebagian peserta lainnya hanya bersantai di sekitar Patung Kuda dan pelataran Monas.

Putra merupakan salah satu dari ratusan massa yang hadir (tepatnya “dihadirkan”) dalam acara itu. Pria bertindik ini mengaku sama sekali tidak tahu menahu perihal acara tersebut. Ia datang hanya ingin menonton konser yang dijanjikan itu.

Baca Juga

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam
Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

“Kita merasa kecewa, datang jauh-jauh, ditunggu-tunggu enggak ada,” ungkap pria yang mengaku dipanggil Batak ini.

Para Peserta Parade Bhinneka Tunggal Ika ini Kecewa hanya Dibayar Rp 100 Ribu

Ditipu Pakai Janji Istigasah

Putra tak sendirian, banyak peserta lain yang merasakan kekecewaan yang sama. Seorang ibu berbaju putih-putih tak sungkan untuk mengutarakan kekecewaannya. Nasib buruk dengan janji palsu oleh seorang yang disebut koordinator tak bisa dielaknya.

“Saya mendadak dapat informasinya, iming-imingnya istigasah dan harus memakai baju putih semua. Pagi-pagi itu menyiapkannya,” tutur wanita ini tanpa menyebutkan namanya.

Ia pun tak menyangka kalau ternyata acara yang didapatinya di kawasan Patung Kuda berbeda jauh dengan kegiatan istigasah yang dikenal di kalangan umat Islam selama ini.

“Pil pahit” serupa ditelan sekelompok wanita anggota pengajian dari Tanjung Priok, Jakarta Utara. Mereka juga dikecewakan karena merasa dibohongi pakai janji-janji palsu.

Ita, 45 tahun, yang mewakili kelompok pengajian tersebut, mengaku, oleh seseorang diijanjikan untuk ikut istigasah di Gelora Bung Karno, Senayan.

Namun, janji sekadar janji. Kelompok pengajian itu diturunkan di Kawasan Patung Kuda, Sabtu (19/11/2016) itu.

“Tadi kita dibilanginnya istigasah, jadi kita pada mau ngikut. Ternyata nyampe sini, mana istigasahnya?” ujar Ita merasa tertipu.

Dijanjikan Istigasah, Para Wanita ini Malah Dihadirkan di Parade Bhinneka Tunggal Ika

Mau tak mau, ia bersama kelompok pengajiannya hanya berdiam diri di jalanan Monas. Bukan istigasah yang ia dapatkan, tapi lantunan lagu dan musik-musik yang menyasar ke telinganya.

Acara parade itu disebut-sebut oleh sejumlah kalangan sebagai kegiatan tandingan Aksi Bela Islam II (Aksi Damai 411). Namun, berdasarkan pengamatan wartawan, secara jumlah massa saja, parade itu sangat jauh berbeda dengan aksi 4 November.

Bahkan, seperti yang diungkapkan dalam kesaksian di atas, parade itu banyak diikuti oleh orang-orang yang justru tak paham akan muatan parade. Demikian dilansir kantor berita Islam asosiasi JITU, Islamic News Agency (INA).* M. Fajar/INA

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:aksiAksi Bela Islam IIAksi Damai 411DKI Jakartadoa bersamaistigasahIwan Falsjanjijanji palsukonser musikMonasparadeParade Bhinneka Tunggal IkaPatung KudaSlankwanita
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengacara: Mayoritas Ahli Hukum Sepakat Ahok Bersalah, Pantas Dipidana
Tulisan selanjutnya Jika Ditetapkan Terpidana dan Menang Pilgub, Ahok Digantikan Djarot

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Feature
13 Juli 2026 06:38
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Feature

Karena Politik Penjaga Sapi, Peternak Menangis Pasar Sepi

27 Mei 2026 07:57
Feature

Niat Ajak Teman Kembali Kristen, Pemuda Ini Justru Temukan Hidayah dan Masuk Islam

30 April 2026 14:00
Feature

Jawad Pulang dengan Luka Siksaan ‘Israel’

26 Maret 2026 07:50
Feature

Dapur Tak Pernah Padam: 224 Tahun Memberi Makan Fakir dan Musafir

20 Maret 2026 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?