Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Feature

Mengunjungi Rumah Hindun… [2]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Maret 2017 21:00 9:00 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Maret 2017 17:35
Bagikan
Rumah almarhumah Hindun di kawasan padat permukiman, Jl Karet Karya III, Setia Budi, Jakarta Selatan, Rabu (15/03/2017).
Bagikan

Sambungan dari kisah pertama

DI warung itu, duduk dua orang pria yang asyik bermain handphone. Salah satunya seorang polisi berpakaian preman. Pak Polisi menjaga rumah Hindun ya? Yang ditanya tidak berkomentar.

Polisi itu kemudian mengaku singgah di warung untuk istirahat. “Sambil ngopi-ngopi,” ujarnya. Meski begitu, ia bilang sudah berada di sekitar rumah Hindun sejak pagi. “Ini saya sudah berpapasan dengan 4 (wartawan),” ungkap polisi yang enggan menyebutkan identitasnya.

Sesaat usai Neneng, putri almarhumah Hindun binti Raisman, masuk rumahnya, awak hidayatullah.com beranjak ke kediaman Hindun. Rumah di Jl Karet Karya III, Karet, Setia Budi, Jakarta Selatan ini berdempetan dengan warung tadi.

Baca: Pilkada Kurang Beberapa Hari, Beredar Selebaran ”Pro Ahok”

Rumah berukuran sekitar 4×7 meter persegi itu pintunya sedang terbuka. Tampak di dalamnya anak Hindun lainnya, Arnisah (57). Wanita lanjut usia berjilbab ini mempersilakan masuk tamunya.

Baca Juga

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam
Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Ia pun mengizinkan awak media ini mengambil gambar foto Hindun yang sempat mem-viral itu. Namun, saat diminta wawancara terkait jenazah ibunya, Arnisah menolak.

“Saya enggak tahu. Saya enggak tinggal di sini, (tapi) di Lenteng (Agung),” akunya. Setelah awak media ini keluar dari rumahnya, pintu dan gorden jendela ditutup.

Di warung tadi, kali ini yang jaga anak Hindun lainnya, Sudarsih (60). Dua pria tadi sudah tak ada, begitu pula Neneng yang kata keponakannya pergi ke salon. Kepada hidayatullah.com, Sudarsih juga menyampaikan penolakannya untuk diwawancarai.

“Saya takut salah ngomong, Pak,” elak wanita tak berjilbab ini. Di dinding warungnya, terpajang dua buah atribut bertuliskan “Relawan #TetapAhok 2017”. Masih mulus. Neneng tim suksesnya ya? Tanya media ini. Sudarsih mengaku tidak berani menjawabnya.

Atribut “Relawan #TetapAhok 2017” di rumah sekaligus warung yang dijaga Neneng. [Foto: Syakur]
Bungkamnya keluarga Hindun kepada wartawan seirama dengan sikap sejumlah tetangga dekatnya yang enggan diwawancarai. Seorang wanita, tetangga persis samping rumah Hindun, memberikan keterangan tidak jelas saat ditanya soal Hindun.

Lantas mengapa keluarga Hindun dan tetangga dekatnya ‘tutup mulut’ kepada wartawan? Berdasarkan pengamatan, sebagian warga yang ditemui tampak takut-takut berbicara dengan juru warta.

Rabu sore itu, hidayatullah.com duduk-duduk di pinggir gang sekitar 20 meter dari rumah Hindun. Tiba-tiba lewat salah seorang warga setempat.

Mengetahui kami wartawan, tanpa ditanya ibu itu bilang, hubungan keluarga Hindun dengan sebagian warga sekitar sedang kurang harmonis. Disebabkan pemberitaan media soal jenazah Hindun.

“Bukan lagi renggang (tapi lebih dari itu),” ujarnya, yang juga menyampaikan ketidaksukaannya atas sikap Neneng.

Saat akan diwawancarai, ibu itu mengelak. Ia baru mau berbicara agak banyak setelah media ini berjanji merahasiakan identitasnya dan tidak memfotonya.

Baca: Keluarga Hindun Bungkam pada Wartawan Usai Didatangi Ahok

Tetangga Hindun itu pun mengeluhkan, keterangan-keterangan Neneng kepada wartawan selama ini banyak menyudutkan warga khususnya yang tidak pro Ahok. Padahal, ungkapnya, masyarakat memperlakukan baik jenazah Hindun dan keluarganya.

Sebelumnya, Neneng diketahui berbicara kepada banyak media bahwa jenazah ibunya ditolak untuk dishalatkan di Mushalla Al-Mu’minun. Terkesan, masyarakat menelantarkan sang mayit.

Padahal, ungkap tetangga Hindun itu, warga sekitar mengurusi jenazah Hindun. “Semua (mayoritas. Red) warga di sini tuh pendukung Anies-Sandi,” ungkapnya sambil berjalan pulang. Bahkan penshalatan jenazah Hindun diimami langsung oleh Imam Mushalla Al-Mu’minun, Ustadz Syafi’i di rumah duka. Meskipun menurutnya Neneng itu timsesnya Ahok-Djarot.

Ini yang dia sesalkan. Kebaikan warga ia rasa disikapi tidak pantas oleh keluarga Hindun. Ibarat hewan, kata dia, “Sudah kita kasih makan, eh, malah menggigit,” ketus ibu tersebut lantas masuk rumahnya.* SKR, Andi/Bersambung

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ahokAhok dan WartawanAhok-DjarotBasuki Tjahaja PurnamaDKI JakartaGubernur (non-aktif) DKI JakartaHindunHindun binti Raismanhubungan masyarakatJenazah HindunJenazah Hindun binti RaismanKaretMedia massamedia sosialNeneng anak Hindunpermukiman padatPilkada DKI JakartapolitikSetia Budishalat jenazahterdakwa penistaan agamaviralwartawan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mengunjungi Rumah Hindun… [1]
Tulisan selanjutnya Mengunjungi Rumah Hindun… [3]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Feature
13 Juli 2026 06:38
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Feature

Karena Politik Penjaga Sapi, Peternak Menangis Pasar Sepi

27 Mei 2026 07:57
Feature

Niat Ajak Teman Kembali Kristen, Pemuda Ini Justru Temukan Hidayah dan Masuk Islam

30 April 2026 14:00
Feature

Jawad Pulang dengan Luka Siksaan ‘Israel’

26 Maret 2026 07:50
Feature

Dapur Tak Pernah Padam: 224 Tahun Memberi Makan Fakir dan Musafir

20 Maret 2026 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?