Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Feature

Mengunjungi Rumah Hindun… [3]

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 19 Maret 2017 21:39 9:39 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 19 Maret 2017 21:39
Bagikan
Rumah almarhumah Hindun di kawasan padat permukiman, Jl Karet Karya III, Setia Budi, Jakarta Selatan, Rabu (15/03/2017).
Bagikan

Sambungan dari kisah kedua

SORE itu, Mushalla Al-Mu’minun di Jl Karet Karya III, Karet, Setia Budi, Jakarta Selatan, tampak sepi. Di sampingnya pas berdiri rumah Ustadz Syafi’i, Imam Mushalla.

Seorang wanita berjilbab di rumah itu mengatakan, sang ustadz sedang tidak di rumah. “Lagi keluar isi pengajian, enggak tahu dimana,” ujarnya saat ditanya hidayatullah.com.

Wanita lainnya di situ, tak berjilbab, bercerita kepada media ini, Ustadz Syafi’i belakangan lagi menghindari wartawan. Selain capek, juga karena pemberitaan tentang jenazah Hindun banyak dipelintir media.

Sementara, Ketua RW setempat, Ishaq, saat disambangi rumahnya, juga sedang tidak di tempat. “Lagi ke Semplak, Bogor,” terang sepasang suami-istri muda di rumah itu.

Baca Juga

10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Kisah Mualaf Big Frank, Influencer Penuh Tato asal Inggris
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam

Berdasarkan bincang-bincang dengan warga di sekitar Jl Karet Karya III itu, pasca masifnya pemberitaan soal jenazah Hindun, keluarga Hindun dipandang berbeda dari biasanya.

Foto almarhumah Hindun di kediamannya di Karet, Setia Budi, Jakarta. [Foto: Andi]
Setelah wafatnya Hindun, Selasa (07/03/2017) lalu, berbagai media arus utama (mainstream) dan pengguna media sosial, ramai menyebut-nyebut jenazah almarhumah itu ditolak untuk dishalatkan di Mushalla Al-Mu’minun oleh Ustadz Syafi’i.

Alasannya, menurut pemberitaan, karena Hindun mencoblos pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahok-Djarot Saiful Hidayat pada Pilkada DKI putaran pertama, Rabu (15/02/2017) lalu.

Pilihan Hindun yang seharusnya rahasia itu bisa ditahu khalayak. Sebab, saat ia mencoblos di rumahnya -bukan di TPS karena faktor kesehatannya, warga lain kabarnya turut menyaksikan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun hidayatullah.com, warga setempat juga mengurus dan menshalatkan jenazah Hindun di rumah duka. Bahkan, jenazah diantar ke Taman Pemakaman Umum (TPU) Menteng Pulo di Jl Casablanca pakai mobil ambulans dari Partai Gerindra –yang mengusung cagub-cawagub Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilkada DKI Jakarta 2017.

Baca: Sandiaga Mengaku Ingin Mempersatukan Warga Jakarta

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Iwan Kurniawan menegaskan, tidak ada penolakan warga untuk menshalatkan di Mushalla Al-Mu’minun nenek yang wafat pada usia ke-78 itu. Namun Sunengsih alias Neneng (47), putri bungsu Hindun, menyampaikan keterangan berbeda. Keterangan Neneng kepada wartawan itu dirasa memojokkan warga.

Rupanya, masifnya pemberitaan yang memojokkan warga sekitar termasuk Ustadz Syafi’i –sebagian sumber berita dari Neneng– itu diungkap warga berdampak negatif atas masyarakat sekitar dan keluarga Hindun.

Dampak pemberitaan itu, “Lingkungan jadi tidak kondusif,” ungkap Pak Polisi yang “berjaga” di warung Hindun tadi. Misalnya, terjadi kerenggangan hubungan antara keluarga Hindun dengan Ustadz Syafi’i. Padahal, ia akui selama ini baik-baik saja.

Baca: Jenazah Hindun Dishalatkan di Rumah Dinilai Sah

Aparat yang mengaku berdinas di kepolisian sejak tahun 1990 ini pun menasihati hidayatullah.com agar tak lagi mewawancarai anak-anak Hindun. “Keluarga merasa letih, capek,” ujarnya, seraya mengatakan, banyak pemberitaan yang berbeda dan “tidak sesuai yang diinginkan.”

Sepulang dari Karet, media ini melintasi  TPU Menteng Pulo. Suasana permakaman sore itu tampak sepi. Di makamnya, almarhumah Hindun tentu tak menggubris berita-berita dari media manapun seputar kematiannya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ahokAhok dan WartawanAhok-DjarotAnies BaswedanAnies-SandiBasuki Tjahaja PurnamaDKI JakartaGubernur (non-aktif) DKI JakartaHindunHindun binti Raismanhubungan masyarakatJenazah HindunJenazah Hindun binti RaismanKaretMedia massamedia sosialNeneng anak Hindunpermukiman padatPilkada DKI JakartapolitikSandiaga UnoSetia Budishalat jenazahterdakwa penistaan agamaviralwartawan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mengunjungi Rumah Hindun… [2]
Tulisan selanjutnya Doktor Universitas Paris Takluk dengan Shahih Al Bukhari

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset

Berita
28 Agustus 2026 12:20
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Feature

Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga

30 Juni 2026 16:15
Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

30 Mei 2026 17:30
Feature

Karena Politik Penjaga Sapi, Peternak Menangis Pasar Sepi

27 Mei 2026 07:57
Feature

Niat Ajak Teman Kembali Kristen, Pemuda Ini Justru Temukan Hidayah dan Masuk Islam

30 April 2026 14:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?