Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Feature

“Oase” Daging Qurban untuk Penduduk Asli Pakistan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Agustus 2019 18:17 6:17 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Agustus 2019 18:09
Bagikan
Pemukiman kumuh penduduk asli Pakistan di Islamabad, Senin (12/08/2019).
Bagikan

Hidayatullah.com | Segerombolan anak muda berlarian, saat Panitia Qurban Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia (PPMI) Pakistan dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Islamabad tiba di salah satu pemukiman kecil di Islamabad, Pakistan.

“Bakrah (daging sapi), bakrah,” teriak mereka yang didominasi oleh perempuan pada Senin (12/08/2019) siang.

Sampai di depan pemukiman, kami, para panitia qurban itu, disambut dua orang nenek dan seorang anak kecil berkulit legam. Tubuhnya lusuh dan rambutnya merah kekuningan.

“Pemimpin kalian mana?” tanya Alvin berbahasa Urdu -bahasa resmi Pakistan, seorang mahasiswa Islamic Studies yang ikut menyalurkan daging qurban.

Baca: KBRI Islamabad & PPMI Bagikan Daging Qurban ke Warga Pakistan

Seorang nenek yang duduk di sebelah mushalla tanpa atap dan dinding itu bergegas memanggil pemimpinnya. Dua menit berselang penduduk setempat sudah mengerumuni kami.

Baca Juga

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam
Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

“Nama saya Sajdah,” kata anak kecil tadi saat kami tanya sembari menunggu pemimpin mereka datang. Badannya terlihat dekil seperti belum mandi selama berhari-hari. Umurnya masih 4 tahun.

“Mereka tidak punya air bersih, mandinya saja di kali seberang sana,” kata Fahmi Wira Angkasa, Ketua PPMI Pakistan sambil menunjuk sebuah sungai yang terlihat kotor airnya.

Wasim, pemimpin mereka (semacam ketua RW) datang menghampiri kami. Wasim menyebutkan sebanyak 50 Kepala Keluarga yang tinggal di pemukiman tersebut.

Saat daging qurban akan dibagi, mereka saling dorong dan berebut. Kami yang berencana membuat antrean kualahan dibuatnya.

“Sabar, sabar, sabar,” suara kami hilang oleh desakan dan teriakan mereka.

Penduduk asli Pakistan saat pembagian daging qurban Idul Adha 1440H, Senin (12/08/2019). [Foto: Ali Muhtadin/hidayatullah.com]
Di tengah kerumunan, Sajdah menangis karena terjepit. Sementara mereka masih berebut mengambil daging, seperti takut tidak kebagian.

Baca: 600 Penyandang Disabilitas Shalat Idul Adha di Masjid Istiqlal

Pemukiman Kumuh di Tengah Ibukota

Pemukiman tempat tinggal warga tersebut berada di sektor I-10 Islamabad. Letaknya tepat di belakang Kampus International Islamic University of Islamabad (IIUI). Posisinya tertutup oleh tanaman liar yang menjulang tinggi. Mereka adalah penduduk asli Pakistan.

Rumahnya tidak tinggi, hanya sekitar sedada orang dewasa. Temboknya tidak kokoh, dan atapnya terbuat dari jerami dan tumbuhan kering. Lantainya langsung dari tanah, tidak ada ruang tamu ataupun kamar khusus. Satu ruangan berfungsi menjadi ruang apapun. Satu di antaranya seperti mau roboh.

Dua orang anak penduduk asli Pakistan di Islamabad. [Foto: Ali Muhtadin/hidayatullah.com]
Alvin (baju merah) bersama Sajdah, penduduk asli Pakistan. [Foto: Ali Muhtadin/hidayatullah.com]
Sementara itu, di seberang jalan, tepat di sebelah utaranya berdiri rumah-rumah megah yang sangat layak dihuni. Kebanyakan berlantai 2 dan lebih. Dari jalanan, pemukiman mereka tidak nampak, hanya ada rumput liar yang panjang. Padahal jalan tersebut merupakan jalan besar.

Di Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah itu, daging qurban yang kami bawa seakan menjadi oase kebahagiaan bagi mereka di tengah ibu kota Pakistan. Berkah idul qurban, insya Allah!* Ali Muhtadin

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:daging qurbanIdul Adha 1440H/2019MIslamabadPakistanpenduduk asli Pakistan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Orang Inggris Timbun Barang Antisipasi Brexit Tanpa Kesepakatan
Tulisan selanjutnya Pemuda Muhammadiyah Apresiasi KSAD TNI Pertahankan Enzo Zenz Allie

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jepang Berhasil Meluncurkan dan Mendaratkan Roket Guna Ulang

Berita
12 Juli 2026 09:24
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Feature

Karena Politik Penjaga Sapi, Peternak Menangis Pasar Sepi

27 Mei 2026 07:57
Feature

Niat Ajak Teman Kembali Kristen, Pemuda Ini Justru Temukan Hidayah dan Masuk Islam

30 April 2026 14:00
Feature

Jawad Pulang dengan Luka Siksaan ‘Israel’

26 Maret 2026 07:50
Feature

Dapur Tak Pernah Padam: 224 Tahun Memberi Makan Fakir dan Musafir

20 Maret 2026 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?