Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Feature

Gempa Sulbar, Santri-santri ini Jalan Kaki 18 Jam Demi Mencari Kabar Orang Tuanya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Januari 2021 10:31 10:31 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Januari 2021 10:31
Bagikan
6 orang santri pada Selasa (19/01/2021) pagi diberangkatkan menyusul Asdar dan Dayat ke Popenga, Ulumanda, Majene, Sulbar.
Bagikan

Hidayatullah.com | PASCA gempa Majene dan Mamuju di Sulawesi Barat beberapa waktu lalu. Kepanikan begitu cepat meluas. Tersambung dari hati ke hati. Terlebih bagi mereka yang memiliki keluarga di wilayah terdampak.

Seperti yang dialami oleh Asdar dan Dayat. Santri Pesantren Hidayatullah Polewali Mandar ini nekat berjalan kaki menerobos jalan menuju kampungnya yang terisolir pasca gempa di Desa Popenga, Ulumanda, Majene, Jumat (15/01/2021).

Asdar dan Dayat memulai perjalanan yang sangat menantang itu sedari pukul 21.00 waktu setempat dan baru tiba di rumahnya sore keesokan harinya, sekitar pukul 15.00 WITA. Alias mereka telah menempuh perjalanan selama 18-an jam.

Diakui Asdar dan Dayat. Resiko perjalanannya tidaklah ringan. Karena beberapa ruas jalan terputus oleh longsor. Mereka beberapa kali harus melewati hutan belukar, mencari alternatif jalan baru hingga akhirnya bisa sampai di kampungnya.

“Alhamdulillah, orang tua selamat. Beberapa rumah di sini rubuh namun tidak terlalu parah. Tidak ada korban Jiwa. Yang warga sangat butuhkan saat ini adalah kebutuhan makanan pokok. Warga terisolir karena jalan putus dan longsor. Benar-benar sulit dilewati,” kabar Asdar lewat sebuah pesan WhatsApp. Disertai potongan video saat mereka di goncang gempa susulan di tengah perjalanan.

Baca Juga

10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Kisah Mualaf Big Frank, Influencer Penuh Tato asal Inggris
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam

Kabarnya, untuk mengirim pesan ini, mereka harus berjalan kaki ke kampung tetangga karena di Popenga tidak ada jaringan seluler.

Alhamdulillah, Selasa (19/01/2021) pagi, 6 orang santri (teman Asdar) diberangkatkan menyusul Asdar dan Dayat ke Popenga. BMH menitipkan beberapa kebutuhan pokok prioritas untuk Asdar dan warga di sana. Meski tidak banyak. Hanya sejumlah ransel dan kardus yang bisa santri-santri bawa. Karena jaraknya jauh, medannya sulit. Sementara moda transportasinya hanya mengandalkan kaki.* (Syamsuddin)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BMHgempa Majenegempa Mamujugempa SulbarMajeneMamujusantriSulbar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya New York Jets Pekerjakan pelatih Muslim pertama dalam Sejarah NFL
Tulisan selanjutnya Belasan Personel Garda Nasional AS Dibebastugaskan dari Pengawalan Pelantikan Biden

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Berita
17 Oktober 2026 09:35
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Feature

Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga

30 Juni 2026 16:15
Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

30 Mei 2026 17:30
Feature

Karena Politik Penjaga Sapi, Peternak Menangis Pasar Sepi

27 Mei 2026 07:57
Feature

Niat Ajak Teman Kembali Kristen, Pemuda Ini Justru Temukan Hidayah dan Masuk Islam

30 April 2026 14:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?